Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahKriminalNasional

Gubernur Jabar Beri Bantuan Rp 50 Juta kepada Keluarga Lansia Korban Penganiayaan di Minimarket Cibiru

427
×

Gubernur Jabar Beri Bantuan Rp 50 Juta kepada Keluarga Lansia Korban Penganiayaan di Minimarket Cibiru

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandung,kicaunews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita sekaligus keprihatinannya atas kasus penganiayaan terhadap seorang lansia di Bandung yang berujung pada meninggalnya korban.

Sebagai bentuk empati, Dedi Mulyadi memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta kepada keluarga korban, Ade Dedi (62), yang meninggal dunia setelah dianiaya seorang pemuda di kawasan Cibiru, Kota Bandung.

Example 300x600

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi melalui video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Rabu (14/1/2026). Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi juga terlihat berkomunikasi langsung dengan istri korban, Wati, serta anak korban.

Dalam perbincangan itu, Wati mengungkapkan keprihatinannya karena saat kejadian banyak orang berada di lokasi, namun tidak ada yang memberikan pertolongan ketika penganiayaan terjadi.

“Banyak orang, tapi kalau lihat di video enggak ada orang yang nolongin,” ujar Wati.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi menyayangkan sikap warga yang dinilai kurang tanggap dalam situasi darurat.

“Di kita memang begitu,” kata Dedi.

Dedi Mulyadi juga menanyakan soal pembiayaan perawatan korban saat dirawat di rumah sakit. Anak perempuan korban menjelaskan bahwa keluarga sempat menerima santunan dari pihak minimarket tempat kejadian perkara. Namun, pada awal perawatan di RSUD Ujungberung, biaya pengobatan menggunakan jalur umum.

“Waktu pertama di RSUD itu karena harus umum, alhamdulillah ada bantuan santunan dari pihak toko sehingga bapak bisa masuk ICU,” ujar anak korban.

Korban diketahui sempat direncanakan menjalani operasi. Namun karena terkendala biaya, keluarga sempat membawa korban pulang ke rumah meski kondisinya masih kritis. Warga kemudian berinisiatif membawa kembali korban ke RSUD untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Meski telah kembali dirawat secara intensif, nyawa Ade Dedi tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa dalam kondisi darurat tersebut, mereka masih diminta menanggung biaya deposit untuk tindakan operasi.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa dalam kondisi darurat, RSUD seharusnya dapat langsung memberikan pelayanan, dengan pembiayaan yang dapat ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah kejadian dilaporkan.

Namun, pihak keluarga mengaku tidak mengetahui mekanisme tersebut.

“Kami awam, Pak. Jadi enggak tahu soal itu. Makanya kami inisiatif membawa pulang dulu bapak,” ujar anak perempuan korban.

Dedi Mulyadi pun menyampaikan apresiasi atas peran korban yang selama ini menjaga keamanan lingkungan.

“Saya menyampaikan duka sebagai Gubernur Jawa Barat dan terima kasih kepada warga Jawa Barat yang bertanggung jawab terhadap lingkungannya,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan bantuan Rp 50 juta tersebut akan disalurkan masing-masing Rp 25 juta untuk kebutuhan tahlilan dan Rp 25 juta untuk membantu kehidupan istri korban. Bantuan tersebut disambut haru oleh keluarga korban.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengimbau agar peristiwa ini menjadi pelajaran bagi masyarakat. Ia meminta agar pengurus RT dan RW di Jawa Barat lebih aktif mendata setiap tamu atau pendatang di lingkungan masing-masing demi menjaga keamanan bersama. *

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *