REMBANG, Kicaunews.com – Guna memperketat pengawasan aset negara dan mengantisipasi tindak pidana kehutanan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo mengambil langkah progresif dengan meningkatkan intensitas patroli pengamanan.
Patroli gabungan ini dipimpin langsung oleh Administratur KPH Kebonharjo, Eka Cahyadi, S.Hut, dengan didampingi oleh Wakil Administratur beserta jajaran terkait.
Patroli kali ini difokuskan pada kawasan hutan jati yang memiliki tingkat kerawanan tinggi serta medan ekstrem yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat.
Mengantisipasi kendala geografis tersebut, Satuan Polisi Kehutanan (Polhut) Mobil KPH Kebonharjo bergerak taktis menggunakan sepeda motor trail untuk menyisir jalur-jalur tikus yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku pembalakan liar (illegal logging).
Administratur KPH Kebonharjo, Eka Cahyadi, S.Hut, menyampaikan bahwa penggunaan motor trail dinilai sangat efektif untuk meningkatkan mobilitas petugas di lapangan.
Hal ini krusial agar personel dapat merespons dengan cepat setiap potensi gangguan keamanan di dalam rimba.
“Patroli motor ini merupakan bagian dari strategi preventif (pencegahan) dan represif (penindakan) yang komprehensif.
Selain melakukan pengawasan fisik terhadap pohon dan tegakan jati, personel di lapangan juga diinstruksikan untuk memantau potensi titik api guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (KarHutLa) sejak dini,” ujar Eka Cahyadi.
Melalui pergerakan patroli yang dinamis, intensif, dan terjadwal ini, Perhutani berkomitmen untuk mempersempit ruang gerak para pelaku perusakan hutan secara signifikan.
Sinergisitas tim di lapangan akan terus diperkuat demi memastikan kelestarian ekosistem hutan di wilayah Kebonharjo tetap terjaga dengan aman, lestari, dan kondusif. (Red/Tugiman)

















