REMBANG, Kicaunews.com – Jajaran Perum Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karas, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo, terus berkomitmen meningkatkan keamanan dan kondusivitas wilayah hutan.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda koordinasi intensif bersama jajaran Staf Intel Batalyon TP 888 SS di Kantor BKPH Karas, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.
Pertemuan ini digelar guna menindaklanjuti instruksi langsung dari Administratur KKPH Kebonharjo, Eka Cahyadi, S.Hut, yang menekankan pentingnya memperkuat sinergitas lintas sektoral dalam menjaga kelestarian aset negara.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh pejabat struktural beserta anggota BKPH Karas, serta perwakilan personel intelijen militer setempat.
Fokus utama dalam koordinasi kali ini adalah menyelaraskan langkah, bertukar informasi, serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah kelolaan hutan.
Manajemen Perhutani BKPH Karas menyampaikan bahwa kolaborasi bersama aparat keamanan, khususnya TNI, merupakan kunci vital dalam meminimalisir berbagai ancaman di kawasan hutan.
Melalui koordinasi yang erat ini, pengawasan terhadap potensi gangguan seperti pembalakan liar (illegal logging), kebakaran hutan, hingga konflik sosial di area sekitar hutan diharapkan dapat dicegah secara lebih efektif dan terukur.
Sementara itu, perwakilan dari Staf Intel Batalyon TP 888 SS menegaskan komitmen penuhnya untuk mendukung tugas-tugas penegakan hukum dan pengamanan wilayah kerja Perhutani.
Pihaknya berharap sinergitas ini tidak hanya berhenti pada tataran formalitas di meja rapat, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata berupa saling dukung di lapangan.
Langkah konkret ini diharapkan mampu menciptakan ketenteraman dan kenyamanan yang berkelanjutan bagi masyarakat di Kecamatan Sedan dan sekitarnya.
Dengan adanya kolaborasi yang solid ini, Perhutani KPH Kebonharjo optimistis kelestarian hutan dapat tetap terjaga sekaligus memberikan dampak positif bagi keamanan wilayah secara luas. (Red/Tugiman)


















