Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaKriminalPolri

Cleaning Service RSUD Majalaya Tewas Dianiaya Atasan, Motif Diduga Utang Rp5 Juta

493
×

Cleaning Service RSUD Majalaya Tewas Dianiaya Atasan, Motif Diduga Utang Rp5 Juta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kabupaten Bandung,kicaunews.com – Kejadian memilukan menimpa seorang petugas cleaning service (CS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya berinisial F (24). Pria asal Desa Mekarpawitan, Kecamatan Paseh, tersebut tewas setelah dianiaya oleh atasannya sendiri.

Pelaku diketahui bernama Rendi (43) alias Sambo, yang merupakan Kepala Cleaning Service RSUD Majalaya, warga Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh. Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 19.30 WIB di lingkungan RSUD Majalaya.

Example 300x600

Kasus ini baru diketahui aparat kepolisian pada Minggu, 4 Januari 2026, sekitar pukul 04.30 WIB, setelah pelaku menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, berdasarkan pengakuan awal pelaku, motif pembunuhan diduga dipicu oleh masalah utang piutang.

“Adapun motif pengakuan awal pelaku melakukan pembunuhan dikarenakan korban mempunyai utang piutang sebesar kurang lebih Rp5.000.000,” ujar Hendra.

Dalam aksinya, pelaku menganiaya korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat. Korban diketahui tewas setelah dihantam menggunakan sebuah martil.

“Pengakuan sementara, pelaku melakukan pembunuhan tersebut pada malam hari tanggal 3 Januari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB dengan menggunakan martil,” kata Hendra.

Lebih lanjut, Hendra menambahkan bahwa kasus pembunuhan ini kini telah ditangani oleh Polresta Bandung, dan pelaku saat ini sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta menetapkan pasal yang akan dikenakan kepada pelaku. *

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *