Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaInternasionalKesehatanNasionalNews

Pegadaian Perkuat Posisi sebagai “House of Gold” Nasional, Kelolaan Emas Tembus 145 Ton

82
×

Pegadaian Perkuat Posisi sebagai “House of Gold” Nasional, Kelolaan Emas Tembus 145 Ton

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, KicauNews.com – PT Pegadaian semakin memperkokoh transformasinya sebagai pelopor Bank Emas di Indonesia melalui pengembangan layanan bullion terintegrasi. Hingga April 2026, total ekosistem kelolaan emas Pegadaian tercatat mencapai 145 ton, menjadikan perusahaan sebagai salah satu institusi pengelola emas terbesar di Tanah Air sekaligus mempertegas perannya sebagai “House of Gold” nasional.

Capaian tersebut berasal dari berbagai layanan unggulan Pegadaian, mulai dari gadai emas, tabungan emas, cicil emas, hingga layanan bullion modern berbasis investasi dan pengelolaan emas. Dari total tersebut, Tabungan Emas Pegadaian berkontribusi lebih dari 20 ton, mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai mitra investasi emas yang aman dan terpercaya.

Example 300x600

Sebagai pionir Bank Emas di Indonesia, Pegadaian kini menghadirkan tujuh layanan utama berbasis emas yang membentuk ekosistem finansial emas paling lengkap di Indonesia. Layanan tersebut meliputi Gadai Emas, Tabungan Emas, Cicil Emas, Deposito Emas, Bullion Trading atau perdagangan emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta Pinjaman Modal Kerja Emas.

Khusus pada layanan bullion, Pegadaian menghadirkan empat layanan utama yakni deposito emas, perdagangan emas fisik bersertifikat, jasa titipan emas korporasi, dan pinjaman modal kerja emas. Seluruh layanan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjadikan emas sebagai aset produktif yang mampu memberikan imbal hasil sekaligus mendukung kebutuhan likuiditas masyarakat maupun pelaku usaha.

Pertumbuhan ekosistem emas Pegadaian juga didorong meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi safe haven di tengah dinamika ekonomi global. Tren kenaikan harga emas dunia semakin memperkuat minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen yang stabil dan tahan terhadap inflasi.

Didukung jaringan lebih dari 4.000 outlet di seluruh Indonesia serta layanan digital melalui aplikasi, Pegadaian dinilai memiliki infrastruktur dan ekosistem yang matang untuk memperluas akses layanan emas kepada masyarakat secara nasional.

Di wilayah operasional Pegadaian Kantor Wilayah IX yang mencakup Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Provinsi Banten, komitmen penguatan layanan Bank Emas terus diperluas melalui pelayanan yang aman, modern, dan mudah diakses masyarakat.

Pemimpin Pegadaian Kantor Wilayah IX, Maryono mengatakan, transformasi Pegadaian sebagai Bank Emas menjadi tonggak penting dalam membangun masa depan industri emas nasional yang lebih terintegrasi dan berdaya saing.

Kehadiran layanan bullion Pegadaian menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam membangun sistem keuangan berbasis emas yang modern, inklusif, dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Maryono.

Melalui inovasi layanan bullion terintegrasi, Pegadaian optimistis dapat terus memperkuat devisa negara, mendukung integrasi rantai pasok industri emas nasional dari hulu hingga hilir, sekaligus memperluas inklusi keuangan di Indonesia. Dengan langkah tersebut, Pegadaian semakin mantap menegaskan posisinya sebagai Raja Ekosistem Emas Indonesia.(Red/Rilis)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *