Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNews

Gebrakan Sektor Bisnis: Perhutani KPH Kebonharjo Gandeng Investor Kembangkan Wisata Rintisan Watu Layar

106
×

Gebrakan Sektor Bisnis: Perhutani KPH Kebonharjo Gandeng Investor Kembangkan Wisata Rintisan Watu Layar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KEBONHARJO, Kicaunews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo terus melakukan inovasi guna mendongkrak pendapatan perusahaan di luar sektor kayu.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengoptimalkan potensi wisata hutan dengan menggandeng pihak investor untuk mengembangkan objek Wisata Rintisan “Watu Layar”.

Example 300x600

Komitmen ini ditunjukkan langsung oleh Administratur KKPH Kebonharjo, Eka Cahyadi, S.Hut.

Didampingi Kepala Seksi Perencanaan Bisnis (PPB) beserta jajaran Asisten Perhutani (Asper) wilayah, ia meninjau langsung lokasi rencana pengembangan Wisata Rintisan Watu Layar guna mematangkan konsep kerja sama tersebut.

Administratur KPH Kebonharjo, Eka Cahyadi, S.Hut., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis perusahaan untuk menciptakan nilai tambah (added value), sehingga pendapatan KPH Kebonharjo tidak hanya bertumpu pada hasil produksi utama berupa kayu jati.

“Langkah ini kami ambil semata-mata untuk menggali potensi pendapatan baru (revenue generator) bagi perusahaan di bidang pariwisata. Namun yang tidak kalah penting, jika wisata Watu Layar ini terwujud dan berkembang besar, proyek ini akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di sekitar hutan,” ujar Eka.

Ia menambahkan, kehadiran destinasi wisata ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga setempat, mulai dari sektor kuliner, jasa, hingga ekonomi kreatif.

Melalui sinergi antara Perhutani, investor, dan masyarakat, kelestarian hutan akan tetap terjaga seiring dengan meningkatnya kesejahteraan warga.

Menutup arahannya di lapangan, Eka Cahyadi memberikan pesan mendalam kepada seluruh jajarannya untuk selalu menjaga integritas dan keharmonisan dengan lingkungan sekitar.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus tetap kompak, menjaga semangat kebersamaan, dan selalu memegang teguh prinsip kelestarian hutan. Salam lestari!” pungkasnya. (Red/Tugiman)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *