CILACAP, Kicaunews.com – Sebagai upaya nyata menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi bencana alam di wilayah pesisir, Administratur/KKPH Perhutani Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, S.Hut., melaksanakan patroli rutin sekaligus kunjungan kerja ke Hutan Payau Resot Tritih, BKPH Rawa Timur, Kabupaten Cilacap.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi lapangan serta memperkuat sinergi antara Perhutani dengan para tokoh masyarakat desa hutan yang selama ini peduli terhadap kelestarian ekosistem mangrove.
Dalam kegiatan tersebut, Administratur didampingi oleh Asper Rawa Timur, Kusnadi, beserta jajaran petugas lapangan.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh tokoh masyarakat Tritih yang secara swakarsa (sukarela) ikut aktif menjaga kawasan hutan tersebut.
Di sela-sela patroli, Herry Merkussiyanto Putro menegaskan bahwa Hutan Payau Tritih memiliki fungsi yang sangat strategis.
Selain sebagai ekosistem hayati, kawasan ini merupakan benteng alami atau tanggul kota yang melindungi daratan Cilacap dari ancaman banjir rob dan erosi pantai akibat luapan air laut.
“Hutan payau ini adalah aset vital bagi masyarakat Cilacap. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh personel di lapangan untuk tetap menjaga kekompakan dan terus membangun keharmonisan dengan segenap stakeholders, terutama masyarakat yang telah membantu secara swakarsa,” ujar Herry.
Ia juga menambahkan bahwa keberlanjutan hutan ini harus menjadi prioritas utama.
Mengingat fungsinya yang sangat penting, Hutan Payau Tritih kini tidak hanya menjadi ikon hijau bagi Kota Cilacap, tetapi juga menjadi kawasan percontohan (Showwindow) unggulan bagi KPH Banyumas Barat dalam hal pengelolaan hutan berbasis kemitraan lingkungan.
Melalui sinergitas yang kuat antara Perhutani dan masyarakat ini, diharapkan fungsi ekologis dan ekonomis Hutan Payau Tritih dapat terus terjaga demi keselamatan serta kesejahteraan generasi mendatang. (Red/Tugiman)

















