Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaKriminalPolri

Di Tegur Mokel, Preman Di Garut Ancam Bunuh Kapolsek dan Camat

345
×

Di Tegur Mokel, Preman Di Garut Ancam Bunuh Kapolsek dan Camat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Garut,kicaunews.com – Sebuah video yang memperlihatkan Kapolsek Pakenjeng bergelut dengan seorang pria di Kabupaten Garut, Jawa Barat, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi setelah pria itu mengancam akan membunuh camat dan kapolsek setempat.

Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat mengatakan kejadian itu berlangsung pada Jumat (13/3) sore di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Pria yang terlibat diketahui bernama Tio alias Tito Kobra.

Example 300x600

Muslih menjelaskan peristiwa itu bermula sekitar 10 hari sebelumnya saat dirinya pulang dari kegiatan Safari Ramadhan dan melanjutkan patroli di sekitar kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Pakenjeng.

Saat berada di lokasi, ia merasa curiga karena melihat banyak sepeda motor terparkir namun tidak terlihat pemiliknya. Setelah ditelusuri, ternyata sejumlah pemuda sedang berada di bawah lokasi sambil makan dan minum pada siang hari.

“Kemudian saya telusuri, ternyata orang-orangnya ada di bawah sedang makan dan minum,” kata Muslih.

Terhadap para pemuda tersebut, Muslih memberikan sanksi berupa push-up sebagai bentuk pembinaan dengan mengacu pada Maklumat Bupati Garut terkait imbauan menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan.

Namun pada Jumat (13/3), Tito Kobra mendatangi Muslih yang saat itu sedang membagikan takjil bersama komunitas pemuda di Pakenjeng. Tito mengaku tersinggung atas tindakan Muslih yang sebelumnya menegur dirinya dan rekannya saat makan di siang hari.

Muslih mengatakan dirinya sempat menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari tugas kepolisian. Namun Tito tidak menerima dan mengeluarkan ancaman akan membunuh camat dan kapolsek.

“Saat berlalu dia mengatakan akan membunuh camat sekaligus kapolseknya,” ujar Muslih.

Mendengar ancaman tersebut, Muslih kemudian berusaha melumpuhkan Tito untuk diamankan ke Mapolsek. Namun Tito melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian.

Setelah beberapa saat, Tito akhirnya menyerah. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sebilah golok kecil yang dibawa Tito.

Meski demikian, Muslih memilih tidak membuat laporan resmi dan memutuskan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *