Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Azis Khafia : Legacy Pemoeda Kaoem Betawi 1927

190
×

Azis Khafia : Legacy Pemoeda Kaoem Betawi 1927

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kicaunews.com, Jakarta –
Keluarga Mahasiswa Betawi (KMB) dan Keluarga Pelajar Betawi (KPB) adalah organ pemuda, pelajar dan mahasiswa Betawi adalah wujud estafet gerakan pemikiran Pemoeda Kaoem Betawi yang terus menyala ditengah situasi.bangsa yang penuh pergolakan.

Pemuda Betawi tetap pada komitmennya yakni setidaknya pada tiga komitmen; komitmen pribadi, komitmen sosial dan komitmen politiknya. Komitmen pribadi ialah berusaha tetap berjuang dan bertahan dengan nilai keagamaan (islam) yang menjadi nafas peradaban Betawi. komitmen sosialnya dituangkan dalam berbagai interaksi sosial yang toleran, terbuka, inklusive sehingga menjadikan Betawi sebagai salah satu etnik yang sangat terlatih dalam berdemokrasi di kolong langit ini.

Example 300x600

Komitmen politik diwujudkan dalam sikap yang kooperatif dan non kooperatif, sikap kooperatif sebagaimana dipraktikan oleh MH.Thamrin dan Pemoeda Kaoem Betawinya dan sikap kooperatif diwujudkan oleh para ulama pejuang Betawi.

Namun baik sikap koo dan non koo meski beda dalam praktik politik namun tetap menyatu dalam cita-cita yang sama yakni “Kemaslahatan kaum Betawi dan kemajuan Bangsa secara umum”. Pada masa orde baru ketika kebijakan Pemerintah yang sentralistik, Soeharto tetap memperhitungkan Betawi sebagai masyarakat inti Jakarta, sangat penting untuk memiliki saluran komunikasi yang tepat, maka dibentuklah Badan Musyawarah Organisasi Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) pada tahun 1982, selain 11 Ormas dan Tokoh Betawi, tidak ketinggalan representasi Pemuda Kaum Betawi yakni Keluarga Mahasiswa Betawi dan Keluarga Pelajar Betawi, tokoh KMB antara lain Hasbullah Thabrani, Sylviana Murni, Arsani dan tokoh KPB adalah Tatang Hidayat, Hidayat Nafis dan lain-lain. Ketika reformasi bergulir.

Pemuda Kaum Betawi kembali memiliki peran yang significant dalam pergerakan kaum Betawi, muncul kepermukaan Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi (FKMB) yang mampu menghidupkan semangat MH.Thamrin sekaligus membuka mata kaum Betawi tentang sosok MH.Thamrin yang progresif, FKMB pula yang menghidupkan rumah pergerakan di gang Kenari milik MH.Thamrin yang ia beli untuk pergerakan kaum nasionalis dan FKMB menjadi stimulus agar Bamus Betawi sebagai wadah sentral kaum betawi untuk bergerak kembali setelah hampir mati suri.

Selain FKMB, ada juga yang berbasis kampus seperti GEMA BAKTI (Trisaksi), ASMAWI (UNJ). ada yang berbasis pemuda secara umum yakni Forum Pemuda Betawi 2000 (FPB 2000). Diluar Jakarta Pemuda Kaum Betawi pun bergerak mengerek bendera Betawi, antara lain IRSYAD KPMB Yogyakarta atau IKPMB Yogyakarta, KAMAJAYA bandung dan di Timur tengah ada Ikatan Kelurga Pelajar Jakarta (IKPJ) Mesir. Itulah sekelumit pewaris Pemoeda Kaoem Betawi 1927 yang hingga saat ini masih eksis dan terus bertumbuh dengan gagasan dan gerakan intelektual sebagai ciri utamanya. Inilah cuplikan dari tulisan (buku) Pemoeda Kaoem Betawi 1927, yang mensarikan gerakan Pemuda Kaum Betawi. agar tidak kematian obor, tegas Azis Khafia dalam keterangan nya ,Sabtu (3/1).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *