Kicaunews.com, Jakarta — Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai lingkungan SD Angkasa 12 yang berlokasi di Komplek Dirgantara II Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Senin pagi (15/6/2026) bertepatan dengan 29 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, sekolah menggelar kegiatan Pawai Muharram yang diikuti oleh seluruh siswa dengan antusias.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa membawa berbagai kreasi tulisan yang dibuat di atas karton dan styrofoam. Beragam pesan bernuansa Islami menghiasi pawai, di antaranya bertuliskan “Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah”, “Sambut Tahun Baru Islam dengan Semangat Baru”, serta berbagai slogan inspiratif lainnya yang mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan prestasi.
Sebelum pelaksanaan pawai, seluruh peserta mengikuti kegiatan pembiasaan melalui Apel Pagi yang rutin dilaksanakan sekolah. Pada kesempatan tersebut, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Angkasa 12 Halim, Anugrah Widhy, S.Fil.I., Gr., menyampaikan arahan sekaligus pengumuman terkait pelaksanaan Pawai Muharram 1448 Hijriah.
Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, serta semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik.
“Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi sarana bagi seluruh siswa untuk meningkatkan semangat belajar, memperkuat akhlak mulia, serta meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anugrah Widhy dalam arahannya.
Pawai berlangsung dengan tertib dan meriah mengelilingi area sekolah. Para siswa tampak antusias mengangkat hasil karya mereka sambil mengumandangkan yel-yel penyemangat yang mencerminkan kegembiraan menyambut datangnya Tahun Baru Islam.
Melalui kegiatan ini, SD Angkasa 12 Halim berharap nilai-nilai religius dapat semakin tertanam dalam diri peserta didik, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi Islam sejak usia dini. Peringatan Muharram pun menjadi momentum edukatif yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna bagi seluruh warga sekolah.(AW)

















