Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Desa Margorejo Menjadi Manajemen Sampah Terpadu dan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Petasol dan Kompetensi PFSAINS 2026

65
×

Desa Margorejo Menjadi Manajemen Sampah Terpadu dan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Petasol dan Kompetensi PFSAINS 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kendal, Kicaunews.com – Sungguh luar biasa dan merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga Desa Margorejo karena pihaknya telah memanfaatkan sampah plastik dengan sangat baik sekali sehingga sampah itu bisa menghasilkan sesuatu yang sangat berharga dengan cara melakukan pengolahan sampah menjadi bahan bakar Petasol dan juga menjadi Manajemen Sampah Terpadu yang akan diikutkan dalam Kompetisi PFSAINS 2026.

 

Example 300x600

Kegiatan Launching Manajemen Sampah Terpadu dan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Petasol dan Kompetisi PFSAINS 2026 , dilaksanakan di Desa Margorejo Kecamatan Cepiring, Kamis (11/Juni/2026).

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari serta tamu undangan yang lainnya.

 

Dalam sambutannya Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Desa Margorejo karena sungguh luar biasa semua warga sangat kompak dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi Petasol.

 

Pengolahan sampah plastik ini yang diubah menjadi Petasol merupakan teknologi yang bisa menjadi bahan bakar minyak (BBM) hal tersebut merupakan alternatif yang setara dengan solar maupun bensin, Program ini dinilai menjadi langkah nyata dalam menjawab persoalan sampah plastik yang selama ini sangat sulit untuk bisa ditangani dengan baik sehingga inovasi yang dilakukan Desa Margorejo sungguh luar biasa dan sangat keren sekali.

 

Pihak Pemerintah juga telah menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk memperkuat riset dan pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi alternatif sehingga nantinya pengolahan sampah ini terus bisa berjalan dan menghasilkan banyak Petasol sehingga nantinya bisa membawa dampak yang sangat baik untuk warga dan semua warga bisa merasakan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi dari hasil sampah plastik tersebut.

 

Sementara Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan bahwa program ini merupakan sesuatu hal yang sangat menarik karena kita semua bisa mengubah sampah plastik yang bernilai rendah ini bisa menjadi bahan bakar alternatif yang bisa digunakan sebagai bahan bakar alat transportasi.

 

Hal ini juga berpotensi menjadi solusi dalam menyelesaikan persoalan yaitu untuk mengurangi sampah plastik yang tentunya ini menjadi perhatian kita bersama karena plastik yang diolah ini yang sudah tidak laku sehingga bisa diolah menjadi Petasol yang nantinya juga akan menghasilkan energi yang bisa bermanfaat untuk kita semua.

 

Harapannya launching pada hari ini bukan hanya sekedar seremonial saja tetapi akan bisa terus berlanjut dan tentunya bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa yang lain dan pemerintah Kabupaten Kendal siap melakukan pengawalan serta pendampingan dan launching ini sebagai pilot project sebagai inspirasi dari desa lain, selamat untuk Desa Margorejo semoga sukses selalu.

 

Sedangkan Kepala Desa Margorejo, Suyoto mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah hadir di Desa Margorejo dan juga telah mendukung pengolahan plastik ini, suatu kehormatan tersendiri bagi kami warga Desa Margorejo karena desa kami yang merupakan desa paling ujung utara di Kabupaten Kendal kebetulan desa kita merupakan perbatasan dengan pulau Kalimantan Barat diseberang utara adalah sudah laut Jawa sehingga desa Margorejo bisa menjadi desa kebanggaan kita semua dan dihadiri oleh para pejabat-pejabat yang sangat hebat untuk melauching kegiatan manajemen sampah terpadu dan pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar Petasol serta kompetisi PFSAINS 2026.

 

Lebih lanjut Suyoto menegaskan bahwa kami semua warga Desa Margorejo mulai saat ini siap untuk melawan perang yang namanya sampah, kedepannya kegiatan ini bisa terus berkelanjutan dan mendapatkan pendampingan untuk bisa bekerjasama dengan pertamina dan juga kita akan selalu memberdayakan yang namanya bank sampah.

 

Harapannya semoga komitmen untuk melanjutkan program ini bisa berkelanjutan demi peningkatan energi yang bisa membantu para sopir traktor maupun nelayan jadi mudah-mudahan kita nanti bisa swasembada didesa kita ini tapi itu semua tidak akan pernah terlaksana kalau kita semua yang hadir ini tidak pernah berkomitmen, kalau kita berkomitmen saya sangat yakin kita bisa mengatasi dengan baik dan semuanya akan berjalan dengan lancar dan pada ahirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat, ungkapnya.

 

(Novi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *