Kendal, Kicaunews.com – Suatu penantian yang sangat panjang yang dialami oleh masyarakat desa Gedunggading Kecamatan Ringginarum karena sudah hampir 25 tahun mereka mendambakan adanya jembatan gantung penghubung dusun tapak timur desa Kedunggading – dusun dungsari desa Kedungasri Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal.
Secara simbolis Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari yang didampingi oleh Eksan Kusbandono (Ketua Tim Rumah Juang Mochamad Herviano) beserta Tim Tenaga Ahli DPR RI, Kepala Desa Kedunggading Khafidin, Kepala Desa Kedungasri Heru Susanto melakukan peletakan Batu pertama pembangunan jembatan gantung, pada Rabu (20/05/2026).
Dalam sambutannya Bupati Tika menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan prioritas utama dari Pemerintah agar nantinya bisa membantu roda perekonomian masyarakat sehingga akan berdampak positif bagi masyarakat serta bisa memberikan kemudahan dan manfaat yang lebih besar untuk masyarakat dibidang pertumbuhan ekonomi maupun pendidikan.
Lebih lanjut pembangunan jembatan gantung ini akan dilakukan oleh CV. Grahacaya Rystyas dengan biaya sebesar Rp 5.280.797.000,00 ( Lima Miliar, Dua Ratus Delapan Puluh Juta, Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Rupiah) dalam waktu pengerjaan selama 180 hari atau 6 bulan.
Bupati juga berharap semoga pembangunan jembatan gantung ini bisa selesai tepat waktu dan pihak pemerintah juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak terkait yang sudah menjalin kolaborasi dan kerjasama ini bisa lebih baik lagi dan tentunya jembatan penghubung ini sangat dinantikan oleh masyarakat semoga membawa kemanfaatan yang lebih dan tetap harus dijaga, dirawat dengan baik dan jangan sampai membuang sampah disungai melalui jembatan gantung ini.
Sementara Kepala Desa Gedunggading, Khafidin mengucapkan syukur dan alhamdulillah sekali kepada pihak pemerintah dan juga tim rumah juang Mochamad Herviano beserta tim tenaga ahli DPR RI yang telah mewujudkan impian warga yang telah dinantikan selama 25 tahun agar bisa mempunyai jembatan penghubung ini.
Jembatan penghubung ini nantinya akan mempermudah masyarakat karena selama ini masyarakat yang akan ke Balaidesa pasti muter dengan jarak tujuh hingga 10 kilo meter dan hari ini dengan adanya jembatan gantung ini bisa mempermudah masyarakat.
Harapannya semoga dengan adanya jembatan gantung ini nantinya bisa membawa keberkahan untuk masyarakat, mempermudah warga dalam melakukan aktivitas karena saat ini warga tidak perlu muter lagi dan semoga roda perekonomian masyarakat juga bisa meningkat dan memberi manfaat serta kebaikan untuk masyarakat, ungkapnya.
(Novi)


















