REMBANG, Kicaunews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo terus berkomitmen menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan.
Sebagai langkah konkret, Administratur (Adm) KKPH Kebonharjo, Eka Cahyadi, S.Hut., menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat sinergi dan harmonisasi lintas sektoral dengan Kepolisian Sektor (Polsek) di seluruh wilayah kerja KPH Kebonharjo.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Wakil Administratur (Waka KSKPH) bersama Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karas, Mardiyanto, melakukan kunjungan koordinasi ke Markas Polsek Pamotan.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif menghadapi potensi Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut), khususnya di tengah kerawanan musim kemarau.
Administratur KPH Kebonharjo, Eka Cahyadi, S.Hut., menegaskan bahwa koordinasi melekat dengan aparat penegak hukum adalah kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Terlebih, KPH Kebonharjo saat ini menyandang status strategis sebagai KPH Sampling Pengelolaan Hutan Lestari (PHL).
“Status sebagai KPH Sampling PHL menuntut kita semua untuk bekerja ekstra dalam mempertahankan kelestarian hutan dan memastikan keamanan tetap kondusif. Oleh karena itu, sinergi dengan stakeholder seperti jajaran Kepolisian sangat krusial,” ujar Eka Cahyadi dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Eka Cahyadi menginstruksikan kepada segenap Satuan Kerja (Satker) yang bertugas di lapangan untuk menempatkan patroli pengamanan sebagai prioritas utama.
Ia juga berpesan agar seluruh jajaran di lapangan aktif merangkul pemangku kepentingan (stakeholders) serta masyarakat sekitar hutan.
“Kepada seluruh tim di lapangan, tetap prioritaskan patroli, gandeng stakeholder yang ada, dan jaga kesehatan. Tetap kompak, solid, dan sukses selalu dalam menjalankan tugas mulia ini,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi yang kuat antara Perhutani BKPH Karas dan Polsek Pamotan ini, diharapkan segala bentuk ancaman gukamhut, baik pembalakan liar maupun risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau, dapat diantisipasi secara dini dan ditangani secara cepat. (Red/Tugiman)


















