Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNews

Sinergi Berkelanjutan, Perhutani KPH Banyumas Barat Gandeng Kelurahan Tritih Optimalkan Wisata Hutan Payau

318
×

Sinergi Berkelanjutan, Perhutani KPH Banyumas Barat Gandeng Kelurahan Tritih Optimalkan Wisata Hutan Payau

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CILACAP, Kicaunews.com – Guna mengoptimalkan potensi wisata daerah, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan (stakeholder) di wilayah kerjanya.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah merangkul Pemerintah Kelurahan Tritih dalam pengelolaan kawasan Wisata Hutan Payau (Mangrove).

Example 300x600

Kegiatan koordinasi dan musyawarah yang berlangsung secara kekeluargaan ini dilaksanakan dalam rangka menyamakan visi demi kemajuan sektor pariwisata lingkungan di wilayah tersebut.

Administratur KPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, S.Hut., melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Rawa Timur, Kusnadi, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan lintas sektor merupakan kunci utama dalam menjaga sekaligus mengembangkan aset wisata milik negara agar memberikan dampak positif bagi semua pihak.

“Sesuai arahan pimpinan, kami berkomitmen untuk selalu menjalin hubungan yang erat dan harmonis dengan seluruh stakeholder di wilayah kerja BKPH Rawa Timur. Pembahasan mengenai Wisata Hutan Payau di Kelurahan Tritih ini adalah bentuk nyata dari komitmen tersebut,” ujar Kusnadi.

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran Perhutani BKPH Rawa Timur, pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tritih, serta disaksikan langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Kelurahan Tritih.

Hasil dari musyawarah dan koordinasi ini menyepakati komitmen bersama untuk mendorong kemajuan, perbaikan fasilitas, serta tata kelola Wisata Hutan Payau yang masuk dalam administratif Pemerintahan Kelurahan Tritih di bawah wilayah kerja KPH Banyumas Barat.

Melalui kolaborasi dan kerja sama yang solid ini, diharapkan pengelolaan kawasan wisata hutan mangrove ke depan menjadi lebih profesional.

Selain berdampak pada kelestarian alam, langkah ini ditargetkan mampu mendongkrak pendapatan di bidang kelola wisata, baik untuk Perhutani, mitra LMDH, maupun berkontribusi pada kemajuan ekonomi masyarakat lokal sekitar hutan. (Red/Tugiman)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *