Cianjur, Kicaunews.com – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur kian memperketat pengawasan di jalan raya melalui rangkaian razia kendaraan bermotor yang intensif. Langkah ini tidak hanya menyasar pelanggaran kasat mata seperti penggunaan knalpot bising (brong), tetapi juga menjadi strategi taktis untuk menutup ruang gerak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Cianjur.
Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menegaskan bahwa operasi ini merupakan kelanjutan dari pengamanan arus mudik Lebaran Idulfitri yang lalu. Hingga kini, intensitas pemeriksaan kendaraan justru semakin ditingkatkan.
“Tidak hanya di akhir pekan, tetapi juga digelar setiap malam di lokasi yang berbeda di wilayah perkotaan Cianjur,” ujar Alexander pada Kamis (9/4/2026).
Prioritas Ketertiban dan Keamanan
Meski sasaran utamanya adalah penertiban knalpot yang mengganggu kenyamanan publik, polisi juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek legalitas kendaraan.
“Fokus utamanya menindak sepeda motor yang menggunakan knalpot bising yang memekakkan telinga,” tegasnya.
Namun, ia menambahkan bahwa setiap pengendara wajib menunjukkan bukti kepemilikan yang sah guna memastikan kendaraan tersebut bukan hasil tindak kejahatan.
“Jadi tidak hanya secara kondisi luar, tetapi surat kendaraannya pun kami periksa, mulai dari STNK hingga BPKB,” tambahnya lagi.
Efektivitas razia ini mulai dirasakan oleh masyarakat. Selain menciptakan suasana yang lebih kondusif dari polusi suara, operasi ini menjadi harapan bagi warga yang pernah menjadi korban pencurian. Menurut Alexander, beberapa warga bahkan proaktif mendatangi lokasi razia maupun Mapolres untuk mengecek kendaraan yang terjaring.
“Ada yang datang katanya melihat kendaraan yang terjaring mirip dengan sepeda motor yang hilang. Jadi ini sekaligus langkah kami mencegah aksi curanmor,” jelas Alexander.
Keberhasilan strategi preventif ini tercermin dalam data kriminalitas terbaru di Cianjur. Alexander mengungkapkan rasa optimisnya melihat tren positif dalam dua pekan terakhir.
“Apalagi sejak 18 hari terakhir Cianjur nihil tindak kriminal tersebut dan diharapkan bisa berlanjut tidak ada aksi curanmor lagi di Cianjur,” kata dia.
Kedepannya, Polres Cianjur berencana memperluas jangkauan razia agar tidak hanya terpusat di area perkotaan. Jalur-jalur strategis mulai dari kawasan Utara hingga Selatan masuk dalam radar pengawasan ketat.
“Rencana kami gelar di wilayah utara (Puncak) hingga di wilayah selatan. Para pelaku curanmor, jangan harap punya ruang bergerak. Dan yang kelengkapan kendaraan tidak standar, kami tindak,” tutupnya.**
Red

















