Bandung,kicaunews.com — Direktur Pengkajian (Dirjian) Kodiklatad Brigjen TNI Irwan Subekti menekankan pentingnya penyusunan doktrin yang berbasis referensi serta didukung administrasi yang lengkap dalam rapat dokumen strategis Tahun Anggaran 2026.
Rapat yang digelar di Ruang Rapat Sudirman Kodiklatad, Rabu (8/4) tersebut dihadiri oleh Pabanjiandok Sdirjian Kodiklatad dan sejumlah pejabat terkait di lingkungan Makodiklatad.
Dalam arahannya, Dirjian menyampaikan bahwa setiap tahapan penyusunan doktrin harus dilakukan secara sistematis dan memiliki dasar referensi yang jelas agar menghasilkan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan, baik secara akademis maupun operasional.
Ia menegaskan bahwa kelengkapan produk dan administrasi dalam setiap proses menjadi faktor penting guna menjaga kualitas dokumen strategis yang dihasilkan.
Rapat ini bertujuan untuk memberikan gambaran, analisis, serta rekomendasi strategis dalam rangka meningkatkan kapasitas penyusunan doktrin melalui program asistensi dan pengawasan berbasis risiko.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kualitas penyusunan dokumen strategis semakin meningkat, sekaligus memperkuat sistem asistensi dan pengawasan yang adaptif, terukur, serta relevan dalam mendukung kesiapan TNI AD menghadapi dinamika tugas ke depan.**
(Penerangan Kodiklatad)


















