Kicaunews.com- “Anak yatim dan anak dari keluarga miskin cukup datang bawa diri saja, semuanya kami tanggung,” tegas MRR.
Komitmen tersebut bukan sekadar janji. RHIIBS memastikan seluruh kebutuhan siswa dipenuhi, mulai dari biaya pendidikan, makan dan minum, seragam, pakaian harian, hingga fasilitas asrama dan perlengkapan pribadi.
“Ini bukan hanya soal sekolah gratis, tapi kami ingin memastikan mereka mendapatkan kehidupan yang layak selama belajar. Ini betul-betul berbisnis dengan Allah,” lanjutnya.
Meski tanpa biaya, kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Sistem pendidikan berbasis asrama memungkinkan pembinaan intensif, termasuk target mencetak siswa sebagai penghafal Al-Qur’an 30 juz sebelum lulus.


















