Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaPolri

Propam Polda Jabar Sosialisasikan QR Code Yanduan

137
×

Propam Polda Jabar Sosialisasikan QR Code Yanduan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandung,kicaunews.com – Polda Jawa Barat melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) terus mendorong transparansi dan akuntabilitas institusi dengan menyosialisasikan layanan digital QR Code Yanduan Polri kepada masyarakat.

Sosialisasi tersebut dilakukan antara lain melalui program Podcast Sobat Propam Polri yang dipandu Teh Lilis, menghadirkan narasumber Kabid Propam Polda Jabar Adiwijaya.

Example 300x600

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, QR Code Yanduan Polri merupakan inovasi layanan pengaduan berbasis digital yang bertujuan mempermudah masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran anggota Polri secara cepat dan transparan.

“Inovasi ini dihadirkan untuk meningkatkan transparansi, mempermudah akses pengaduan, serta mempercepat penanganan laporan masyarakat,” ujarnya, Rabu (1/4).

Layanan tersebut merupakan gagasan Kadiv Propam Polri Abdul Karim yang mengintegrasikan teknologi informasi dengan sistem pengaduan yang telah ada. Masyarakat cukup memindai QR Code menggunakan ponsel, lalu mengisi formulir pengaduan secara daring.

Adiwijaya menjelaskan, jenis laporan yang dapat disampaikan meliputi pelanggaran disiplin, kode etik, penyalahgunaan wewenang, tindakan tidak profesional, hingga praktik pungutan liar (pungli).

Ia menegaskan, identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Tindak lanjut laporan dilakukan secara cepat. Jika laporan terjadi di wilayah hukum Polda Jabar, maka dalam waktu sekitar 1×24 jam akan dilimpahkan dan segera ditangani,” katanya.

Selain itu, setiap pelapor akan mendapatkan nomor registrasi untuk memantau perkembangan laporan secara transparan.

Dalam kesempatan tersebut, Propam Polda Jabar juga menekankan penggunaan QR Code Yanduan untuk mengawal proses Rekrutmen Terpadu Polri Tahun 2026 agar berjalan sesuai prinsip “BETAH” (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

Masyarakat, calon peserta, maupun orang tua diminta segera melapor jika menemukan indikasi kecurangan, seperti praktik percaloan, janji kelulusan, atau kebocoran soal.

Untuk memperluas sosialisasi, Propam Polda Jabar akan memasang spanduk dan banner berisi QR Code Yanduan di berbagai titik lokasi seleksi.

“Mari kita ciptakan anggota Polri yang bersih dan berkualitas lewat pengawasan bersama,” kata Adiwijaya.

Melalui inovasi ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat serta tercipta institusi yang profesional dan akuntabel.**

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *