Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Celoteh Abah : Good Cop, Bad Cop , Momentum “Revolusi Nyali” Menuju Supremasi Sipil dan Transformasi Polri-TNI

221
×

Celoteh Abah : Good Cop, Bad Cop , Momentum “Revolusi Nyali” Menuju Supremasi Sipil dan Transformasi Polri-TNI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KICAUNEWS.COM,JAKARTA–Bertempat di Jakarta,Ade Adriansyah Utama,S.H.,M.H., yang akrab disapa “Celoteh Abah”, resmi menyandang gelar Magister Hukum dari Universitas Bhayangkara Jakarta. Momentum ini bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan deklarasi komitmen baru bagi Direktur Eksekutif KP3 Polri dan Inisiator BAPERSIPIL tersebut dalam mengawal arah reformasi institusi keamanan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kamis (26/02).

Dalam keterangannya , Ade menegaskan bahwa gelar hukum yang diraihnya adalah amunisi intelektual untuk membedah penyakit kronis dalam birokrasi keamanan, yakni “Fulusologi” dan “faksi-faksi” yang merusak meritokrasi.

Example 300x600

“Reformasi Polri dan TNI tidak boleh terjebak dalam jebakan militerisme
masa lalu maupun syahwat menjadi alat kekuasaan.

Kita butuh ‘Revolusi Nyali’ untuk memastikan kedua institusi ini tegak lurus pada konstitusi, bukan pada patronase politik,” tegas Ade.

Melalui BAPERSIPIL ,Ade Adriansyah Utama juga mengumumkan peta jalan (roadmap) 2026 yang akan fokus pada penguatan supremasi sipil dan harmonisasi TNI-Polri yang fungsional, bukan kompetitif.

Poin-Poin “Manifesto Reformasi TNI-Polri” (Untuk dipresentasikan saat silaturahmi pers)
Manifesto ini ditujukan untuk memutus rantai disharmonisasi dan mencegah kedua institusi menjadi “pemukul” kepentingan politik:
Mandat Konstitusi di Atas Loyalitas Personal: TNI dan Polri wajib menghentikan budaya ” Asal Bapak Senang”(ABS) kepada otoritas politik.

Loyalitas tertinggi adalah pada hukum dan kedaulatan rakyat.
Amputasi Kanker Meritokrasi, Menolak segala bentuk”Kursiologi”(transaksijabatan).

Promosi harus berbasis rekam jejak dan integritas, guna memutus gurita faksi yang menghambat profesionalisme.
HarmonisasiTanpaPolitisasi:Menghentikan narasi yang membenturkan TNI dan Polri. Keduanya harus bersinergi dalam pembagian tugas yang jelas: TNI sebagai garda pertahanan dan Polri sebagai pelindung keamanan/ketertiban sipil.
Supremasi Sipil sebagai Panglima:Menolak segala bentuk pelibatanTNI-Polri dalam ranah politik praktis dan bisnis yang mengganggu tugas pokok fungsi (tupoksi).
Keadilan Kesejahteraan Anggota:Mendorong negara untuk menjamin kesejahteraan prajurit dan anggota Polri secara transparan, agar tidak ada lagi alasan bagi oknum untuk menjadi “alat” kekuatan modal atau politik. Sebagai Langkah Strategis Berikutnya:

Sebelumnya perkenankan saya dalam menulis dan membacakan Pidato ini sengaja dirancangi dengan gaya saya sebagai”Aktivis Intelektual”: Berapi-api khas aktivis ’98, namun tajam secara hukum (Magister Hukum) dan berwibawa sebagai pimpinan llembaga (KP3 Polri & BAPERSIPIL).

PIDATO POLITIK HUKUM:REVOLUSI NYALI& SUPREMASI KONSTITUSI
Oleh:Ade Adriansyah Utama,SH.,MH.(Celoteh Abah)

Momentum Syukuran Kelulusan& Silaturahmi Pers

Terima kasih kepada Presiden Prabowo, kala itu menteri pertahanan yg memberikan pidato di Lembang tentang polisi ideal dan sy dengarkan baik baik isi yg di baca beliau.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera, Salam Perjuangan!
Rekan-rekan media, sahabat aktivis, dan para penjaga demokrasi yang saya muliakan.Hari ini, saya berdiri di depan Anda bukan sekadar untuk merayakan selembar ijazah Magister Hukum dari Universitas Bhayangkara.Gelar MH dibelakang nama saya ini bukan pajangan dinding. Ini adalah sumpah intelektual. Ini adalah “amunisi” baru bagi saya untuk terus menyuarakan apa yang selama ini dibisikkan dengan ketakutan di lorong-lorong kekuasaan.
Kita sedang berada di era baru, era Presiden Prabowo Subianto. Kita mendengar narasi stabilitas, kita mendengar narasi persatuan. Namun, saya hadir di sini sebagai Inisiator BAPERSIPIL dan Direktur Eksekutif KP3 Polri untuk mengingatkan satu hal:Jangan sampai stabilitas dibayar dengan matinya supremasi sipil!

Saudara-saudara sekalian,
Sejarah mencatat,TNI dan Polri sering kali ditarik-tarik kepusaran syahwat kekuasaan.Ada yang mencoba membenturkan keduanya, ada pula yang ingin menjadikan mereka alat pemukul lawan politik.

Saya tegaskan hari ini: TNI dan Polri bukan milik rezim! Mereka adalah milik rakyat Indonesia! Kita tidak ingin melihat TNI kembali keranah sipil secara kebablasan,dan kita juga tidak ingin melihat Polri terjebak dalam “kanker” meritokrasi—di mana jabatan ditentukan oleh Fulusologi (kekuatan uang) dan Kursiologi (kedekatan faksi), bukan oleh dedikasi.

Melalui buku saya, “REVOLUSI NYALI”, saya sampaikan pesan keras: itu pun sy berdoa agar buku ke 2 saya tidak bernasib sama dengan yang pertama dibuai dijanjikan dan didorong sampai tidak terbit hingga saat ini . Bukan karena isinya tapi karena melihat saya sebagai musuh ataupun rakyat yang terlalu banyak tau dengan rasa kasih sayang pada institusi.

Amputasi Gurita Faksi: Polri harus bersih dari kepentingan kelompok yang membuat institusi ini tersekat-sekat.

Stop Militerisme & Politisasi: TNI dan Polri harus harmonis dalam bingkai hukum. TNI menjaga kedaulatan,Polri menjaga keamanan sipil.Jangan ada lagi gesekan yang dipicu oleh ego sektoral atau rebutan akses ekonomi.
Tema yg selalu menjadi awal dikepala saya dari dulu sampai saat ini soal Kesejahteraan dan menaikkan taraf hidup anggota dan prajurit TNI polri . Kesejahteraan Prajurit & Anggota:Jangan biarkan anggota dilapangan lapar,sementara oknum diatas berpesta. Keadilan harus dimulai dari dalam institusi sendiri.

Rekan-rekan Pers,
Pasca-wisuda ini,langkah saya tidak akan surut.BAPERSIPIL akan menjadi mata dan telinga rakyat. Kami akan mengawal agar Polri benar-benar menjadi institusi yang Presisi—bukan Presisi di atas kertas, tapi Presisi di hati rakyat.
Gelar Magister Hukum ini saya persembahkan untuk memperkuat argumen kita di
meja-meja perundingan dan di mimbar-mimbar hukum.Kita tidak boleh kalah oleh gertakan kekuasaan, karena kita punya Hukum dan kita punya Nyali.
Mari kita kawal Indonesia.Mari kita pastikan Reformasi’98 tetap bernapas. disetiap kebijakan negara.
Polri harus kuat,TNI harus hebat,tapi Rakyat harus tetap berdaulat!

Terimakasih.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Sentuhan Akhir untuk Abah:
Pidato ini sangat cocok jika ditutup dengan membagikan Executive Summary buku”Revolusi Nyali” kepada rekan media yang hadir.

Buku 1 sudah sy kirim ke istana untuk Presiden, seskab, Sekneg dan beberapa pejabat terkait termasuk adik adik sy di sana yang berasal dari HMI , serta ke Pimpinan DPR dan partai sampai kapolri dan jajaran PJU hingga Yang katanya pernah jadi sahabat sy sebelum jadi pejabat berpangkat jenderal juga menjanjikan membantu terbit tapi. apalah daya sampai terjadi peristiwa Agustus dan sekarang buku ini hanya berharap terbit .

Insya Allah sedang dalam tahap perbaikan dimana buku ini lebih cadas karena berisi hal hal yang tidak hanya umum tapi lebih tepat diagnosa penyakit yang tentu ada disiapkan resep obat nya .

Karena ke 2 buku ini berawal dari pokok fikiran presiden Prabowo dan perjalanan panjang Saya berkomitmen mengawal polri,maka saya harus sabar untuk rencana cetaknya dengan mandiri dan tidak lagi cuma jadi buku yang tidak terbit

Terima kasih kepada Presiden atas sebab awal menggiring saya bukan cuma niat tapi nekat menulis. Dgn segala kelemahan saya .

Terima kasih kepada kapolri, Sespri mas ahrisomta , Ucup, Ryan dan Budi Hermanto ygsaat di surabaya lumayan bantu saya bahkan saat ke JKT masih bantu dikit dikit walau terkahir ini hilang komunikasi karena ketidak mampu ansy akses dan sibuk pada tugasnya.
Kepada Don dasco serta semua pihak yang telah baik dan mau ikut berdoa dan membantu . Insya Allah sy tetap konsisten apapun yang terjadi. Dan mendorong sy membuat innisasi lembaga BAPERSIPIL

Di usia yg hampir mendekati senja sy berharap kepada yang membenci dan berharap sy menyerah dan gagal tidak terkabul karena sy yakin kecintaan sy pada republik dan hormat loyal pada pemimpin presiden Prabowo atas yang membuat saya hutang Budi kepada Prabowo tanpa bisa sy urai dan sampaikan kepada Don dasco 2 tahun sebelum pilpres saatbeliau datang berkunjung nengok saya di tempat tersebut dan itu hal yang wajib dilaksanakan dan semoga Allah memberikan kelancaran

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *