Jakarta,kicaunews.com – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., menegaskan bahwa Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Komunikasi dan Elektronika TNI AU bertujuan menyamakan persepsi bahwa komunikasi dan elektronika bukan lagi sekadar fungsi teknis, melainkan telah menjadi penentu keunggulan operasi TNI Angkatan Udara.
Penegasan tersebut disampaikan Wakasau saat menutup Rakor di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/2/2026).
Wakasau menjelaskan, dalam karakter peperangan modern yang berbasis jaringan, informasi, dan kecepatan pengambilan keputusan, superioritas tidak lagi ditentukan semata oleh platform alutsista, tetapi oleh penguasaan sistem command, control, communication, computer, cyber, intelligence, surveillance, dan reconnaissance (C5ISR) yang terintegrasi.
“Modernisasi Komlek pada hakikatnya adalah modernisasi daya tempur TNI AU secara keseluruhan,” jelas Wakasau.
Lebih lanjut, Wakasau menekankan pentingnya mewujudkan interoperabilitas sistem secara menyeluruh, memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai kunci keunggulan kompetitif, mendorong kemandirian dan kedaulatan sistem, serta tetap menjaga disiplin, integritas, serta keselamatan terbang dan kerja sebagai wujud profesionalisme prajurit TNI AU.
Sementara itu, Askomlek Kasau Marsda TNI Deni Hasoloan S. saat membuka Rakor menyampaikan tema “Optimalisasi Modernisasi Komunikasi dan Elektronika TNI Angkatan Udara sebagai Penentu Keunggulan Operasi pada Peperangan Modern”, yang menegaskan bahwa bidang komunikasi dan elektronika telah menjadi tulang punggung sistem pertahanan modern TNI AU.
Rakor menghadirkan Dekan Fakultas Vokasi Logistik Militer Unhan Marsda TNI Dr. Penny Radjendra, S.T., M.Sc., M.Sc., serta Direktur Utama PT Infoglobal Teknologi Semesta Johanes Adi Sasongko, S.T. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rumusan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi tugas di satuan secara lebih terarah dan terintegrasi.*


















