CILACAP, Kicaunews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan daerah dengan menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang mengusung semangat gotong royong ini dipusatkan di Lapangan Tunas Mukti, Desa Sidamukti, Kecamatan Patimuan, Selasa (10/02/2026).
Kehadiran jajaran KPH Banyumas Barat menjadi simbol harmonisasi antara pengelolaan sumber daya hutan dan pembangunan masyarakat desa hutan demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan.
Kolaborasi Strategis TNI, Pemerintah, dan Perhutani
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Cilacap dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Dandim 0703/Cilacap, serta berbagai lintas sektoral.
Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah kunci utama dalam mengakselerasi pembangunan, baik dari sisi infrastruktur fisik maupun pengembangan potensi non-fisik.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima program TMMD antara Bupati Cilacap dan Dandim 0703/Cilacap. Langkah ini secara resmi memulai berbagai proyek infrastruktur yang diharapkan dapat membuka isolasi wilayah dan meningkatkan aksesibilitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Dukungan terhadap Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, perhelatan ini juga menjadi panggung bagi potensi lokal Kecamatan Patimuan.
Jajaran manajemen KPH Banyumas Barat bersama Bupati dan Dandim turut meninjau langsung stand-stand UMKM yang memamerkan produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner khas daerah.
Bagi Perhutani, penguatan UMKM lokal sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat desa hutan (LMDH) guna meningkatkan kemandirian ekonomi warga di sekitar kawasan hutan.
Komitmen KPH Banyumas Barat sebagai Mitra Strategis
Menanggapi pelaksanaan TMMD ini, perwakilan KPH Banyumas Barat menyatakan bahwa keterlibatan Perhutani adalah bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan terhadap wilayah administratifnya.
“Kami hadir sebagai mitra strategis dalam memastikan pembangunan desa berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan.
Sinergi antara Bupati dan Dandim hari ini adalah panggilan bagi kami untuk ikut mengawal program ini agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam memajukan potensi ekonomi lokal yang ada di sekitar kawasan hutan,” ungkap pihak KPH Banyumas Barat.
Dengan dimulainya TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026, diharapkan terjalin integrasi yang kuat antara pembangunan fisik, pelestarian hutan, dan pemberdayaan ekonomi untuk mewujudkan masyarakat Cilacap yang lebih sejahtera dan mandiri. (Red/Tugiman)


















