BANYUMAS, Kicaunews.com – Menegaskan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dan pengendali bencana, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat resmi menginstruksikan penguatan patroli pengamanan hutan di seluruh wilayah kerjanya.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelestarian hutan produksi maupun kawasan lindung tetap terjaga dari berbagai ancaman.
Administratur KPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut, melalui Wakil Administratur (Waka Adm), menginstruksikan Komandan Regu Polisi Hutan Mobile (Polhutmob) untuk mengedepankan strategi pengamanan yang komprehensif.
Strategi Tiga Pilar: Persuasif, Preemtif, dan Preventif
Dalam pelaksanaan di lapangan, jajaran Polhutmob diminta tidak hanya sekadar berjaga, namun melakukan pendekatan yang menyentuh akar rumput.
Strategi yang diterapkan meliputi:
Persuasif: Membangun komunikasi dua arah dengan warga sekitar hutan agar turut merasa memiliki dan menjaga (Handarbeni).
Preemtif: Melakukan edukasi dini mengenai pentingnya menjaga ekosistem hutan.
Preventif: Patroli rutin guna meminimalisir risiko pencurian kayu, kebakaran hutan, hingga pengawasan terhadap pohon roboh yang berpotensi membahayakan akses publik.
Hutan Sebagai Benteng Bencana
Eka Cahyadi menekankan bahwa eksistensi hamparan pepohonan di kawasan hutan negara yang dikelola Perhutani merupakan kunci utama dalam menormalisasi potensi bencana alam.
“Hutan adalah pengendali bencana alami. Jika hutan kita jaga agar tetap lestari, maka risiko bencana dapat kita minimalisir secara mandiri oleh alam itu sendiri,” jelasnya dalam instruksi tersebut.
Filosofi “Mata Air vs Air Mata”
Sebagai penutup pesan yang kuat bagi seluruh personel dan masyarakat, Eka Cahyadi menyampaikan sebuah kutipan filosofis yang menjadi visi besar KPH Banyumas Barat:
“Buatlah mata air kehidupan, jangan buat air mata untuk kehidupan.
Makna mendalam dari pesan tersebut adalah ajakan untuk memandang hutan sebagai warisan.
Hutan yang hijau akan menghasilkan mata air yang menghidupi, sementara hutan yang rusak hanya akan melahirkan air mata melalui bencana yang menyengsarakan.
Dengan penguatan patroli ini, KPH Banyumas Barat berharap ekosistem hutan tetap stabil, terjaga, dan senantiasa memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh makhluk hidup di wilayah Banyumas dan sekitarnya. (Red/Tugiman)


















