Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahNasionalPolriTNI

Hari Kesembilan, Tim SAR Temukan 4 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu

410
×

Hari Kesembilan, Tim SAR Temukan 4 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandung Barat,kicaunews.com – Tim SAR gabungan kembali menemukan empat kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada hari kesembilan operasi pencarian, Minggu (1/2/2026).

Dengan penemuan tersebut, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi hingga Minggu sore mencapai 74 kantong jenazah.

Example 300x600

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyampaikan bahwa empat kantong jenazah tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda setelah tim melakukan perluasan area pencarian.

“Pada hari kesembilan ini, kami memperluas area operasi dengan membuka Worksite A3. Hasilnya, empat kantong jenazah berhasil ditemukan,” ujar Ade dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, dua kantong jenazah ditemukan di Worksite A2, sementara dua kantong lainnya ditemukan di Worksite A3. Pembukaan area kerja baru tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap efektivitas pencarian korban yang masih tertimbun material longsor.

Hingga Minggu sore, dari 74 kantong jenazah yang telah dievakuasi, sebanyak 58 kantong telah masuk proses pemeriksaan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.

“Sebanyak 57 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 16 kantong jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi lanjutan,” jelas Ade.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, masih terdapat enam korban yang dinyatakan belum ditemukan dan saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Terkait kondisi lapangan, Ade menyebutkan bahwa cuaca pada hari kesembilan operasi relatif kondusif. Meski sempat terjadi hujan ringan dalam durasi singkat, situasi tersebut tidak mengganggu jalannya operasi pencarian.

“Cuaca masih dapat dikendalikan dengan pengaturan ritme kerja serta penerapan manajemen keselamatan di setiap worksite,” katanya.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, relawan, serta unsur pendukung lainnya yang bekerja secara terpadu di lapangan.

“Seluruh unsur tetap bekerja secara sinergis dan profesional dalam misi kemanusiaan ini,” tutur Ade.

Ia menegaskan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan evaluasi harian dan penyesuaian rencana kerja, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel.

“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *