Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita

Muchlis Hassan Nilai Menteri Masih Pasif di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo

327
×

Muchlis Hassan Nilai Menteri Masih Pasif di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Kicaunews.com— Pengamat kebijakan publik Muchlis Hassan menilai bahwa kinerja jajaran menteri dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih cenderung pasif. Menurutnya, sebagian besar pembantu presiden terlihat lebih banyak menunggu arahan dibandingkan mengambil inisiatif kebijakan strategis.(22/1).

Muchlis berpendapat, kondisi tersebut berpotensi menghambat percepatan agenda pembangunan nasional yang telah dirumuskan dalam Asta Cita Presiden Prabowo. Ia menilai, semangat Asta Cita seharusnya diterjemahkan secara aktif oleh para menteri melalui kebijakan konkret di masing-masing sektor.

Example 300x600

“Sejatinya, selama satu tahun berjalannya pemerintahan Pak Prabowo, para pembantunya masih banyak yang menunggu arahan saja. Hanya sedikit menteri yang berani mengambil kebijakan atau keputusan yang sejalan dan progresif sesuai dengan Asta Cita Presiden,” ujar Muchlis dalam keterangannya.

Menurutnya, dalam sistem pemerintahan presidensial, menteri bukan sekadar pelaksana teknis, melainkan juga pemegang mandat politik yang memiliki ruang dan kewenangan untuk melakukan terobosan. Keberanian mengambil keputusan dinilai menjadi kunci agar visi presiden dapat diwujudkan secara cepat dan terukur.

Muchlis menambahkan, Presiden Prabowo membutuhkan tim kabinet yang solid, responsif, dan memiliki keberanian politik dalam merespons tantangan global maupun persoalan domestik. Tanpa inisiatif yang kuat dari para menteri, visi besar pemerintahan berisiko berjalan lambat dan tidak optimal.

Ia berharap ke depan para menteri dapat lebih proaktif, tidak ragu mengambil langkah strategis, serta mampu menerjemahkan arahan presiden ke dalam kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Aw

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *