PANDEGLANG, KICAUNEWS.COM– Banjir bandang kembali melanda Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, setelah hujan deras turun tanpa henti, Senin (12/01).
Dari data sementara, peristiwa tersebut merendam sekurangnya 47 rumah warga di tiga desa dan berdampak pada 160 warga dalam 1 RW, dan sebagian di antaranya terpaksa harus mengungsi.
Berdasarkan hasil pantauan wartawan di lokasi, banjir melanda Desa Pagelaran, Desa Sukadame, dan Desa Bulagor.
Genangan air merendam permukiman warga dengan ketinggian bervariasi, menghambat aktivitas serta mengancam keselamatan warga.
Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Sosial langsung meninjau lokasi banjir dan memastikan penanganan darurat dapat berjalan optimal.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Wawan Setiawan, mengatakan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk kepedulian dan empati terhadap warga yang terdampak bencana.
“Kami memantau dan memonitor langsung kondisi di lapangan. Saat ini kami telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat kecamatan agar bantuan-bantuan darurat atau jangka pendek dapat segera disalurkan secara tepat sasaran,” kata Wawan.

Di lokasi banjir, unsur pemerintah tingkat kecamatan yang terdiri dari Polsek, Koramil, dan pihak Kecamatan, bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Keluarga Siaga Bencana (KSB), Karang Taruna, hingga Taruna Siaga Bencana (Tagana) tampak sigap melakukan penanganan, meskipun terlihat kelelahan akibat intensitas kegiatan di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Sosial kabupaten Pandeglang terus melakukan pemantauan perkembangan situasi banjir dan menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. (HM)


















