Kicaunews.com — Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal (ISTA) resmi mengangkat Rahmat Wijaya, ST., MT. sebagai Wakil Rektor Non-Akademik. Pengangkatan ini menandai langkah strategis ISTA dalam memperkuat tata kelola institusi, khususnya pada bidang sumber daya, keuangan, sarana prasarana, serta sistem pendukung akademik yang berkelanjutan.
Pelantikan yang berlangsung khidmat di lingkungan kampus Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal tersebut dihadiri oleh pimpinan yayasan, jajaran rektorat, dekan, kepala program studi, serta sivitas akademika. Momentum ini menjadi simbol konsolidasi kelembagaan ISTA dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks dan kompetitif.
Dalam sambutannya, pimpinan ISTA menegaskan bahwa penunjukan Rahmat Wijaya bukan sekadar rotasi jabatan struktural, melainkan bagian dari penataan manajemen institusi yang berorientasi pada profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas. “Peran Wakil Rektor Non-Akademik sangat krusial dalam memastikan roda institusi berjalan efektif, tertib, dan adaptif terhadap regulasi serta kebutuhan masa depan,” ujar pimpinan tersebut.
Rahmat Wijaya dikenal sebagai sosok akademisi dan manajer yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengelolaan organisasi pendidikan tinggi. Latar belakang keilmuan teknik yang ia miliki berpadu dengan pengalaman panjang dalam manajemen kelembagaan, menjadikannya figur yang dinilai tepat untuk mengawal penguatan sistem non-akademik ISTA.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Rahmat Wijaya menyampaikan komitmennya untuk mendorong tata kelola yang modern dan kolaboratif. “Pengelolaan non-akademik bukan sekadar urusan administratif, tetapi fondasi penting bagi mutu akademik. Kami akan memperkuat sistem, layanan, dan budaya kerja agar seluruh sivitas akademika dapat berfokus pada tridarma perguruan tinggi secara optimal,” ungkapnya.
Pengangkatan ini juga sejalan dengan visi ISTA untuk menjadi institusi pendidikan tinggi sains dan teknologi yang unggul, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Dengan kepemimpinan baru di bidang non-akademik, ISTA diharapkan semakin siap menghadapi transformasi pendidikan tinggi, baik dari sisi regulasi, digitalisasi, maupun tuntutan akuntabilitas publik.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari sivitas akademika, yang menilai penguatan struktur pimpinan sebagai sinyal keseriusan ISTA dalam membangun institusi yang sehat, profesional, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

Ketua Program Studi Teknik Mesin, Angga Setiawan, ST., MT. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pelantikan Bapak Rahmat Wijaya, ST., MT. sebagai Wakil Rektor Non-Akademik di Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal. Pelantikan ini merupakan langkah strategis yang menunjukkan keseriusan institusi dalam memperkuat tata kelola dan manajemen perguruan tinggi secara menyeluruh.
Bidang non-akademik sering kali bekerja di balik layar, namun justru menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan dan mutu akademik. Pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, serta sistem pendukung yang tertata dengan baik akan sangat menentukan efektivitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di tingkat program studi.
Kami di Program Studi Teknik Mesin menaruh harapan besar agar di bawah kepemimpinan Wakil Rektor Non-Akademik yang baru, sinergi antara unit akademik dan non-akademik semakin kuat. Dukungan kebijakan, layanan administrasi yang responsif, serta sistem kerja yang transparan akan sangat membantu prodi dalam meningkatkan mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pelantikan ini bukan hanya pergantian jabatan, tetapi momentum penguatan institusi. Kami siap berkolaborasi dan mendukung setiap langkah strategis yang bertujuan membawa Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal menjadi perguruan tinggi yang profesional, berdaya saing, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
















