CILACAP, Kicaunews.com – Sebagai langkah strategis dalam memastikan optimalisasi hasil hutan dan kepatuhan terhadap regulasi, Administratur/KKPH Banyumas Barat, bapak Eka Cahyadi, S.Hut., melakukan pengawalan langsung terhadap tim Pemasaran Hasil Hutan Kayu di wilayah kerja BKPH Sidareja, khususnya RPH Ciporos, pada Rabu (07/01).
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk melakukan survei lokasi pada petak-petak yang masuk dalam Rencana Produksi Tahun 2026.
Peninjauan ini krusial untuk memvalidasi bahwa tegakan kayu yang akan diproduksi dalam kondisi utuh, sesuai data administratif, dan siap untuk diproses dalam waktu dekat.
Memastikan kesesuaian antara rencana kerja dengan kondisi fisik di hutan guna meminimalisir kendala saat eksekusi produksi.
Kepatuhan Regulasi PK-SMPHT: Menekankan agar seluruh tahapan pekerjaan wajib mematuhi Pedoman Kerja Sistem Manajemen Pengelolaan Hutan Terpadu (PK-SMPHT) demi menjaga standar kualitas dan legalitas.
Integritas dan Amanah: Menginstruksikan jajaran BKPH Sidareja dan RPH Ciporos untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan prinsip keberlanjutan.
Bapak Eka Cahyadi, S.Hut., dalam arahannya menyampaikan bahwa pengawasan melekat ini adalah bentuk komitmen manajemen untuk menjamin kelancaran operasional.
Kami hadir untuk memastikan bahwa persiapan produksi tahun 2026 berjalan presisi.
Saya meminta seluruh jajaran tetap bekerja dengan amanah, patuhi seluruh aturan PK-SMPHT yang berlaku, dan pastikan aspek keselamatan serta kelestarian hutan tetap menjadi prioritas utama,” tegas beliau di lokasi.
Dengan adanya survei dan arahan langsung ini, diharapkan proses produksi kayu di BKPH Sidareja dapat berjalan lancar, mencapai target yang ditetapkan, dan memberikan kontribusi optimal bagi perusahaan dengan tetap menjaga marwah konservasi hutan. (Red/Tugiman)


















