Jakarta, Kicaunews.com— Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI resmi meresmikan Gedung SABASA (Sarana Bahasa Asing) yang diperuntukkan bagi pengembangan dan kajian bahasa Jepang, Arab Saudi, dan Korea. Peresmian gedung tersebut dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, sebagai bagian dari komitmen POLRI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing global.
Gedung SABASA dirancang sebagai pusat pembelajaran bahasa asing yang modern dan terintegrasi, guna mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menghadapi tantangan kerja sama internasional, diplomasi keamanan, serta pelayanan kepada masyarakat multinasional.
Akademisi DR. Firdaus Turmudzi, M.Hum, menyampaikan apresiasinya atas langkah strategis POLRI tersebut. Menurutnya, penguasaan bahasa asing merupakan kebutuhan mendasar bagi institusi negara di era globalisasi.
“Peresmian Gedung SABASA ini merupakan langkah visioner POLRI dalam menyiapkan aparat yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kompetensi linguistik dan kultural. Bahasa Jepang, Arab Saudi, dan Korea memiliki posisi strategis dalam hubungan internasional Indonesia,” ujar nya.
Ia menambahkan bahwa penguatan kajian bahasa juga akan berdampak pada peningkatan kualitas komunikasi lintas budaya serta memperkuat citra POLRI di tingkat internasional.
“Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan jembatan peradaban. Dengan adanya SABASA, POLRI menunjukkan keseriusan dalam membangun SDM yang adaptif, inklusif, dan siap menjawab tantangan global,” tambahnya.
Peresmian Gedung SABASA diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan bahasa di lingkungan POLRI serta menjadi model pembelajaran bahasa asing bagi institusi pemerintah lainnya di Indonesia.(AW)


















