Bekasi, Kicaunews.com-
Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, M. Syahril Mubarok, menegaskan peran penting generasi muda sebagai pengawas publik. “Pemuda adalah agen kontrol dan agen perubahan. Di momen Hakordia ini, kami menegaskan bahwa pemuda harus berperan aktif mengawasi dan membantu aparat penegak hukum memberantas korupsi,” tegas Sahril di Aula Kantor Kejari Bekasi.
Ia menyambut baik inisiatif Kejari yang membuka ruang dialog. “Kolaborasi ini langkah nyata memperkuat pengawasan sosial terhadap jalannya pemerintahan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kejari Kota Bekasi, Dr. Sulvia Triana Hapsari, bersama jajaran seperti Kasi Pidsus Haryono dan Kasi Intel Ryan Nugraha, menyampaikan apresiasi atas sinergi ini. Kejari menilai keterlibatan pemuda krusial untuk membangun budaya antikorupsi dari akar rumput.
“Kami mengapresiasi semangat KNPI. Keterlibatan pemuda sangat vital untuk menciptakan ekosistem hukum yang bersih,” ujar salah seorang perwakilan Kejari.
Diskusi yang dihadiri pula oleh Ketua MPI M. Syamsul Martha Nugraha dan pengurus KNPI lainnya itu turut membahas perubahan regulasi. Kejari memaparkan implikasi KUHP dan KUHAP baru yang berlaku mulai 2 Januari 2026 terhadap penanganan korupsi.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat transparansi dan peran pemuda dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.(*)


















