Banyumas, Kicaunews.com – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menegaskan komitmennya untuk selalu menjunjung tinggi nilai sosial, adat, dan budaya masyarakat lokal sebagai kunci utama dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Sinergi yang erat antara Perhutani dengan masyarakat sekitar hutan telah terjalin dalam keharmonisan.
Komitmen ini diinstruksikan langsung oleh pucuk pimpinan.
Administratur KKPH (Kepala KPH) dan Wakil Administratur KSKPH Banyumas Barat secara tegas meminta jajaran, khususnya Asper KBKPH Lumbir, untuk selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan adat budaya kearifan lokal yang ada di wilayah kerjanya.
Sinergi tersebut terwujud melalui partisipasi aktif KPH Banyumas Barat dalam kegiatan budaya.
Dalam kesempatan Kirab Budaya yang dilaksanakan di area Masjid Saka Tunggal, Perhutani KPH Banyumas Barat selalu hadir.
Kehadiran ini adalah bentuk nyata dari penghormatan dan komitmen untuk menjunjung tinggi nilai sejarah perjuangan masa lampau yang diwariskan oleh leluhur.
Melalui pendekatan yang mengedepankan kearifan lokal, pengelolaan sumber daya hutan dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. (Red/Tugiman)


















