Cilacap, Kicaunews.com – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus mengedepankan pendekatan Komunikasi Sosial (Komsos) sebagai strategi utama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Kamis (18/09/2025)
Dengan prinsip bahwa keamanan dan kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama, KPH Banyumas Barat berupaya merangkul seluruh lini masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah hutan.
Administratur KPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut., menegaskan pentingnya sinergi ini dalam setiap kesempatan.
Kita bisa bekerja dengan optimal jika semua pihak bisa rukun dan bekerja sama,” pesan beliau.
Hutan adalah aset kita bersama, dan dengan komsos yang efektif, kita bisa membangun kesadaran kolektif untuk menjaganya.”
Pesan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran di lapangan.
Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Barat, yang membawahi wilayah Cilacap Barat, secara proaktif menginstruksikan para Kepala Resort untuk menjalin komunikasi yang intensif dengan masyarakat.
Salah satu implementasi nyata dari arahan ini adalah inisiatif yang dilakukan oleh Kepala Resort Ciawilayan.
Beliau secara langsung berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Ujung Gagak, Kecamatan Kampung Laut.
Pertemuan ini bertujuan untuk mengajak mereka berpartisipasi aktif dan sukarela dalam pengamanan kawasan hutan yang berada di wilayah Cilacap Barat.
Keterlibatan masyarakat melalui LMDH dan tokoh adat sangat krusial. Mereka adalah garda terdepan yang paling memahami kondisi lapangan dan karakteristik sosial di sekitar hutan.
Dengan partisipasi aktif mereka, diharapkan pengawasan terhadap aktivitas ilegal, seperti pembalakan liar atau perburuan, bisa lebih efektif.
Langkah strategis yang diusung oleh KPH Banyumas Barat ini bukan hanya sekadar upaya pengamanan, melainkan juga bagian dari pembinaan sosial untuk menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap hutan.
Dengan komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis, diharapkan tercipta ekosistem yang saling mendukung: hutan lestari, masyarakat sejahtera. (Red/Tugiman)


















