Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNasionalNews

Anggota Polres Indramayu Bripda AMS Dipecat dari Kepolisian Terkait Pembunuhan

475
×

Anggota Polres Indramayu Bripda AMS Dipecat dari Kepolisian Terkait Pembunuhan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Indramayu,Kicaunews.com- Anggota Satuan Reskrim Polres Indramayu, Bripda AMS, akhirnya divonis bersalah dan dipecat dari anggota kepolisian. Tak hanya itu, yang bersangkutan juga dinyatakan sebagai tersangka kasus pembunuhan wanita muda di dalam kamar kos di Kabupaten Indramayu.

 

Example 300x600

Hal itu terungkap dari hasil sidang etik yang digelar Bidang Propam Polda Jawa Barat di Bandung, Kamis, 14 Agustus 2025. Sidang etik digelar tanpa dihadiri terduga pelanggar, Bripda AMS, yang diduga masih dalam pengejaran

 

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan membenarkan vonis pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Bripda AMS. Ia juga menyebut yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan sadis.

“Dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Hendra saat dikonfirmasi lewat telepon.

 

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita muda ditemukan tewas di dalam kamar kos di Blok Ceblok Desa Singajaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Ia diduga menjadi korban pembunuhan.

 

Belakangan terungkap, korban bernama Putri Apriyani (24 tahun), warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Miris, saat ditemukan tubuh korban terlihat gosong, diduga luka bakar.

 

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan membenarkan vonis pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Bripda AMS. Ia juga menyebut yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka.

 

Dugaan Bripda AMS sebagai tersangka pelaku pembunuhan juga terungkap dalam sidang etik. Bripda AMS diduga menjadi orang terakhir yang bersama korban. Terungkap pula, di kamar kos ditemukan baju dan sepatu dinas Bripda AMS. Sidang etik juga mengungkap seluruh situasi yang terjadi sebelum dan setelah peristiwa pembunuhan itu terjadi.

 

Kuasa hukum keluarga korban, Toni RM, menguatkan pernyataan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan. Toni yang ikut menyaksikan pembacaan putusan sidang etik membenarkan kalau Bripda AMS dipecat dari kepolisian.

 

“Hanya tadi orang tua Bripda AMS menyampaikan banding. Kita lihat saja kelanjutannya nanti,” Pungkas nya. (Bd)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *