Jakarta, Kicaunews.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebagusan Kepolisian Sektor Pasar Minggu Polres Metro Jakarta Selatan, AIPTU Efrizal melakukan sambang dialogis dan menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas di lingkungan RT.010/08 Kebagusan, Pasar Minggu – Jakarta Selatan, Kamis ( 31/07/2025 ).
Ngopi Kamtibmas ini digelar sebagai wadah dialog langsung antara masyarakat dan pihak kepolisian, guna membahas berbagai persoalan keamanan lingkungan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebagusan, AIPTU Efrizal menyampaikan bahwa masalah keamanan dan ketertiban masih menjadi keluhan utama warga.
“Hampir di setiap kegiatan Ngopi Kamtibmas, keluhan masyarakat selalu berkisar pada keamanan. Mulai dari tawuran, penyalahgunaan obat-obatan, hingga kejahatan berbasis media sosial,” kata AIPTU Efrizal dalam keterangannya kepada Kicau News
“Ini adalah salah satu upaya pencegahan nyata dari kami khususnya Polsek Pasar Minggu. Jangan sampai ada korban sia-sia di jalanan hanya karena ego kelompok dan pergaulan yang salah arah,” terangnya
Selain itu, penyalahgunaan obat-obatan seperti tramadol juga menjadi sorotan, maka dari itu AIPTU Efrizal menghimbau akan peran orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak mereka, termasuk dalam penggunaan media sosial.
Sementara di tempat terpisah, Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, SH, MH melalui Plt. Kanit Binmas, IPDA Abdul Hamid mengatakan, kegiatan Ngopi Kamtibmas yang rutin digelar oleh para Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Pasar Minggi ini khususnya adalah forum komunikasi dua arah. Kami datang bukan hanya memberikan sosialisasi dan himbauan Kamtibmas, tapi juga ingin mendengar langsung keluhan warga.
“Selain rutin melakukan program sambang warga dengan Ngopi Kamtibmas, kami juga rutin menyambangi sekolah – sekolah untuk mengedukasi para siswa – siswinya sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja,” ungkap Plt. Kanit Binmas, IPDA Abdul Hamid
Lebih lanjut, Kapolsek Pasar Minggu melalui Plt. Kanit Binmas tidak bosan – bosannya menghimbau dan mengajak warga untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
“Tidak cukup hanya mengandalkan Polisi. Orang tua, guru, dan tokoh masyarakat harus menjadi garda terdepan untuk mencegah anak-anak terlibat dalam tawuran dan kenakalan remaja,” harapnya
“Bila dilingkungan terjadi adanya gangguan Kamtibmas, warga bisa segera hubungi Bhabinkamtibmas setempat atau bisa langsung hubungi call center Polri 110 agar segera ditindak lanjuti,” tutupnya


















