KICAUNEWS.COM, GARUT –
Pengamat politik Asep Lukman mendorong Partai Gerindra untuk mengajukan calon sendiri dalam Pilkada Garut 2024. Sebab, Gerindra punya modal besar, dengan memiliki 7 kursi dari 50 kursi di DPRD Garut. Artinya, Gerindra hanya butuh 3 kursi lagi untuk mengajukan calon sendiri di Pilkada Garut.
“Sejujurnya, saya heran dengan kondisi politik Gerindra Kabupaten Garut dalam Pilkada tahun ini. Sebagai salah satu partai politik yang memilki 7 kursi DPRD, kenapa masih belum juga mengumunkan calon bupatinya ke publik,” ucap pria yang akrab disapa Asluk ini, Senin (12/8/2024).
Saat ini, lanjut Asluk, sudah banyak papan iklan dan baliho bakal calon Bupati Garut. Namun, dari jumlah itu, satu pun belum ada yang mendapatkan surat keputusan dari partai, termasuk dari Gerindra.
Khusus untuk Gerindra, Asluk mendengar kabar akan menjadi partai pendukung dari salah satu pasangan calon yang diusung Golkar dan NasDem. Kondisi ini, menurutnya, justru menurunkan daya tawar Gerindra, yang merupakan partai pemenang Pemilu ketiga di Garut dan partai besutan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Kondisi ini, lanjutnya, berbanding terbalik dengan situasi 2014. Saat itu, Gerindra hanya memiliki 1 kursi di DPRD. Asluk mengaku ikut berjuang keras agar Partai Gerindra dapat merekomendasi Rudy Gunawan sebagai calon bupati yang berpasangan dengan Helmi Budiman sebagai wakil bupatinya.
“Hasilnya, Pak Rudi Gunawan menjadi calon Bupati Partai Gerindra yang memenangkan kontestasi Pilkada di Garut, bahkan untuk pertama kalinya dalam sejarah politik Kabupaten Garut beliau menjadi bupati selama dua periode berturut-turut,” tuturnya.
Dengan jumlah kursi yang dimiliki saat ini, menurutnya, Gerindra cukup kuat untuk mengajukan calon sendiri sebagai pengusung utama. Bukan menjadi parpol yang hanya mendukung calon yang sudah diusung parpol atau koalisi lain.


















