Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNasionalNewsParlemenPolitik

Kader PMKRI Jakarta Timur Dorong Kongres Ruteng Lahirkan Rekomendasi Strategis bagi Pembangunan Nasional

121
×

Kader PMKRI Jakarta Timur Dorong Kongres Ruteng Lahirkan Rekomendasi Strategis bagi Pembangunan Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, KICAUNEWS.COM- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Timur mengajak semua kader menyambut baik dan menjadikan Kongres Ke-XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) Ke-XXXIII yang akan digelar di Ruteng, Nusa Tenggara Timur, pada 19–25 Juli 2026, sebagai momentum mempertegas arah pembangunan nasional melalui rekomendasi strategis yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Hal itu dikatakan Greg seorang kader ideologis PMKRI Cabang Jakarta Timur, Rabu (01/07) melalui keterangan tertulis kepada wartawan.

Example 300x600

“Kongres dan MPA bukan sekadar agenda dua tahunan organisasi. Forum ini harus menjadi ruang refleksi dan konsolidasi gagasan untuk menjawab ke mana arah pembangunan nasional kita bergerak,” kata Greg.

Menurutnya, pembangunan nasional saat ini masih terlalu bertumpu pada pertumbuhan ekonomi makro dan pembangunan infrastruktur fisik, sementara pembangunan manusia serta penguatan kedaulatan di berbagai sektor strategis belum menjadi perhatian utama.

“Indonesia tidak akan pernah mencapai keadilan sosial yang hakiki jika kedaulatan pangan, energi, digital, hingga kedaulatan berpikir masih disetir oleh kepentingan oligarki dan ketergantungan global. Selama kondisi itu masih terjadi, cita-cita pembangunan yang berdaulat dan berkeadilan hanya akan menjadi slogan,” katanya.

Selain itu, Greg juga menilai bahwa dengan ditetapkannya Ruteng sebagai lokasi penyelenggaraan Kongres memiliki makna simbolik yang kuat.

“Ruteng mengingatkan kita bahwa Indonesia bukan hanya Jakarta atau kota-kota megapolitan. Indonesia adalah bentangan daerah yang menuntut pemerataan pembangunan, keadilan ekologis, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat atas tanah dan ruang hidup mereka. Pembangunan tidak boleh mengorbankan manusia demi akumulasi modal,” tegasnya

Di sisi lain, Greg mengingatkan PMKRI sebagai organisasi kader yang berlandaskan Kristianitas, Fraternitas, dan Intelektualitas harus mampu menjaga independensi moral di tengah menguatnya pragmatisme politik yang berpotensi menggeser idealisme gerakan mahasiswa.

“Kader PMKRI dari seluruh Indonesia harus datang ke Ruteng membawa gagasan, bukan sekadar menjadi bagian dari kontestasi politik internal organisasi. Kongres ini harus melahirkan kepemimpinan yang berani menjadi mitra kritis pemerintah ketika kebijakan tidak berpihak kepada rakyat, sekaligus menjadi pelopor solusi di tengah masyarakat,” tutur Greg.

Menutup keterangannya, Greg berharap Kongres Ke-XXXIV dan MPA Ke-XXXIII di Ruteng menjadi momentum lahirnya gagasan-gagasan besar yang memperkuat komitmen kebangsaan dan perjuangan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Dari rahim PMKRI Cabang Jakarta Timur St. Petrus Kanisius, saya menitipkan harapan agar Ruteng menjadi episentrum intelektual organik, tempat lahirnya gagasan yang memperkuat komitmen keindonesiaan dan kekatolikan demi tegaknya keadilan sosial di atas bumi pertiwi,” kata Greg. (John/EMH)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *