Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Antusiasme Masyarakat Desa Brangsong Dalam Mengikuti Gerakan Pangan Murah Luar Biasa

42
×

Antusiasme Masyarakat Desa Brangsong Dalam Mengikuti Gerakan Pangan Murah Luar Biasa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kendal, Kicaunews.com – Sebuah terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal dalam memberikan pelayanan terkait penyediaan komoditas bahan pokok dengan harga yang lebih murah, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari secara langsung membuka gerakan pangan murah dan mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Kendal untuk pengendalian harga di pasaran dan menjaga daya beli masyarakat.

 

Example 300x600

Kegiatan gerakaan pangan murah yang berklaborasi dengan sektor pendidikan yaitu PKBM Wiyata Mulya di Brangsong digelar untuk menstabilkan harga sejumlah komoditas pokok.

 

Hal tersebut disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri gerakan pasar murah di Gedung Madrasah Nurusy Sahid Desa Brangsong, Kecamatan Brangsong, Rabu, 1 Juli 2026.

 

“Kegiatan kolaborasi antara Dinas Pertanian dengan PKBM Wiyata Mulya ini bertujuan untuk pengendalian harga,” katanya.

 

Semoga dengan adanya kegiatan gerakan pangan murah ini bisa benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat dan juga bisa sedikit membantu kebutuhan pokok warga dengan harga yang relatif murah dibandingkan belanja diluar.

 

Sedangkan bKepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Alwi, merinci harga pangan murah yang dijual jauh di bawah harga pasar.

 

Dijelaskannya total terdapat 600 kg telur, 600 kg gula pasir, 500 liter minyak goreng, dan 800 kg beras yang disalurkan.

 

“Khusus minyak goreng kalau di pasaran kan antara Rp21.000-Rp22.000, di sini kita jual Rp15.500. Beras di pasaran Rp15.000, di sini kita jual Rp13.000. Gula pasir kalau di tingkat pengecer itu Rp18.000 kita jual Rp16.000,” jelas Alwi.

 

Selisih harga hingga Rp5.500 untuk minyak dan Rp2.000 untuk beras disebutnya sengaja dilakukan agar masyarakat tidak mengeluarkan biaya lebih untuk kebutuhan sehari-hari.

 

“Dengan adanya pangan murah ini harga-harga sembako di Kabupaten Kendal bisa sesuai dengan HET yang sudah ditetapkan pemerintah, sehingga masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari tidak harus mengeluarkan yang lebih,” ujarnya.

 

Sementara, Kepala TPQ Yayasan Nurusy Syahid, Sumari, menyebut animo warga sangat tinggi.

 

“Masyarakat sangat antusias dengan adanya pasar murah di sini. Karena, tidak pakai sistem kupon, jadi bebas aja,” ujarnya.

 

Ia berharap pasar murah ini dapat terus dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan pangan yang murah bagi masyarakat.

 

Selain itu pihak warga juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah yang sudah menggelar kegiatan pasar murah ini tentunya ini sangat dibutuhkan warga mengingat saat ini banyak kebutuhan pokok yang pada naik dan hal ini bisa sedikit membantu dan meringankan pengeluaran ibu-ibu rumah tangga, ungkapnya.

 

(Novi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *