Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Merti Desa Pamriyan Napak Tilas Culture Festival Mengusung Tema ” Gotong Royong Menjadi Jati Diri Desa “

55
×

Merti Desa Pamriyan Napak Tilas Culture Festival Mengusung Tema ” Gotong Royong Menjadi Jati Diri Desa “

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kendal, Kicaunews.com – Tradisi Merti Desa Pamriyan di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal merupakan tradisi nguri-uri budaya yang hampir setiap tahun dilakukan tepatnya pada bulan Muharram sebagai bentuk rasa syukur warga atas limpahan rezeki dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.

 

Example 300x600

Berbagai kegiatan dilakukan oleh Pemerintah Desa Pamriyan bersama warga dalam rangkaian acara tersebut menggabungkan nilai-nilai spritual keagamaan dan pelestarian budaya lokal yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

 

Saat dikonfirmasi oleh awak media diruang kerjanya pada, Selasa (16 Juni 2026) pada saat acara Khotmil Quran di 14 titik bersama Hafidz Hafidhoh se Desa Pamriyan.

 

Kepala Desa Pamriyan Taufiq Rizal mengatakan bahwa pada momentum memperingati Tahun Baru Islam dan juga peringatan Hari Jadi Desa Pamriyan , pihak Pemerintah Desa bersama masyarakat menyelenggarakan kegiatan Merti Desa sebagai wujud nguri-uri budaya dan tradisi supaya kedepannya generasi muda bisa terus melestarikan kegiatan tersebut.

 

Rangkaian acara tersebut meliputi Baritan, Qotmil Qur’an, Santunan Anak Yatim dan Piatu, Istighotsah dan Doa Bersama, Kirap Pusaka Kiai Tunggul serta Pemasangan Tiang Asmaul Husna.

 

Lebih lanjut Taufik menjelaskan pada acara Baritan diselenggarakan di masing-masing RT yang merupakan tradisi selamatan bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, memohon keselamatan serta mempererat kebersamaan dan saling silaturahmi antar warga satu dengan warga yang lainnya tetap guyub rukun.

 

Setelah itu ada kegiatan Khotmil Qur’an di 14 Titik yang melibatkan 36 Hafidz dan Hafidhoh se Desa Pamriyan.

 

Dipuncak acara akan dilakukan pada malam 10 Muharram 1448 H bertempat di lapangan Desa Pamriyan dengan kegiatan Istighotsah dan doa bersama yang akan dipimpin oleh KH M Adib Anas Noor Pimpinan Pondok Pesantren Wasilatul Huda, Desa Tamangede Gemuh.

 

Kegiatan tersebut akan ikuti oleh 2ribu jamaah baik dari warga sendiri maupun dari jamaah dan para santri pondok pesantren yang ada dilingkungan Desa Pamriyan dan masyarakat umum.

 

Selain itu juga akan dilakukan pemberian santunan anak yatim piatu serta Napak Tilas Culture Festival yang di dalamnya akan ada Kirap Pusaka Kyai Tunggul dan juga ada pemasangan tiang Asmaul Husna pada jalur Napak tilas dengan tujuan sebagai jalur edukasi dan promosi.

 

Pada saat kirab pusaka para peserta akan melantunkan sholawat nariyah untuk membentengi Desa agar lebih aman, baik dan nantinya juga akan mengelilingi Desa seperti pada saat melakukan Tawaf di Mekkah hal ini mengingatkan kita semua agar kedepan bisa lebih meningkatkan ibadahnya agar semuanya bisa lebih baik.

 

Semoga kegiatan yang mengusung tema Gotong Royong Menjadi Jati Diri Desa kedepannya bisa lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat agar bisa lebih baik dan tetap guyub rukun saklawase membawa perubahan yang lebih baik bagi Desa Pamriyan, ungkapnya.

 

(Novi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *