Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNews

Wujud Bakti di Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Jabar Hadirkan Air Bersih Untuk Warga di Desa Linggar

79
×

Wujud Bakti di Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Jabar Hadirkan Air Bersih Untuk Warga di Desa Linggar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandung, Kicaunews.com – Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satu wujud nyata pengabdian tersebut diwujudkan melalui peresmian dan penyerahan program pembangunan sumur bor air bersih yang berlokasi di Masjid Latifah, Kampung Cikijing, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Example 300x600

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi bukti bahwa tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan pengamanan, tetapi juga mencakup upaya mewujudkan kesejahteraan dan kenyamanan hidup warga.

Program air bersih ini digagas sebagai bentuk kepedulian Dit Lantas Polda Jawa Barat terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini masih menghadapi kendala akses terhadap sumber air yang layak dan sehat untuk dikonsumsi maupun keperluan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Ditlantas Polda Jawa Barat, yang diwakili oleh Pejabat utama yang hadir Kompol Umar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80. “Tema besar kita tahun ini adalah Polri Untuk Masyarakat. Artinya, setiap langkah, setiap kebijakan, dan setiap program yang kita jalankan harus berpusat pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan sumur bor di Masjid Latifah ini adalah salah satu cara kami berbakti, memastikan warga Kampung Cikijing dan sekitarnya tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih,” ujarnya di hadapan warga yang hadir. Senin (15/06/2026)

Lokasi pembangunan yang dipilihkan di lingkungan Masjid Latifah bukan tanpa alasan. Sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan sosial masyarakat, keberadaan sumur bor di lokasi strategis ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Air dari sumur ini tidak hanya akan digunakan untuk keperluan masjid, seperti wudhu dan kebersihan tempat ibadah, tetapi juga dapat diakses oleh warga sekitar untuk keperluan rumah tangga, mencuci, memasak, dan kebutuhan sanitasi lainnya. Hal ini sejalan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis pada pemberdayaan serta kemaslahatan umum.

Proses pembangunan sumur bor ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari tim teknis, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat setempat. Hal ini dilakukan agar pembangunan berjalan sesuai standar kualitas, tepat sasaran, dan dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam jangka panjang. Warga setempat juga dilibatkan dalam proses pemeliharaan, sehingga keberadaan fasilitas ini dapat terus dijaga dan berfungsi baik sebagai aset bersama.

Kepala Desa Linggar Udung Hidayat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Dit Lantas Polda Jawa Barat. Selama ini, warga kami di Kampung Cikijing sering mengalami kesulitan air, terutama saat musim kemarau. Kadang harus berjalan jauh untuk mendapatkan air yang layak. Hadirnya sumur bor ini adalah anugerah besar bagi kami.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Dit Lantas Polda Jawa Barat yang telah memilih Desa Linggar sebagai lokasi pengabdian di momen Hari Bhayangkara ini. Ini adalah bukti nyata kedekatan Polri dengan rakyat,” ungkapnya dengan penuh haru.

Sementara itu, Yayat salah satu warga Kampung Cikijing, mengaku sangat bersyukur Dulu kami harus antre dan membawa air dari tempat yang agak jauh. Sekarang, ada air bersih di dekat masjid, di tengah lingkungan kami.

“Ini sangat membantu sekali, apalagi untuk anak-anak dan kebersihan keluarga. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa dan semoga Polri semakin dicintai masyarakat,” ujarnya.

Program pembangunan sumur bor air bersih di Desa Linggar ini menjadi salah satu dari sekian banyak kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Dit Lantas Polda Jawa Barat dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Selain infrastruktur dasar, jajaran Dit Lantas juga terus bergerak aktif dalam memberikan penyuluhan keselamatan berlalu lintas, bakti sosial, pelayanan kesehatan, serta berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya di berbagai wilayah Jawa Barat.

Pihak Dit Lantas Polda Jawa Barat juga menegaskan bahwa pengabdian ini tidak berhenti pada peresmian saja. Pihak kepolisian akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat guna memastikan fasilitas ini terpelihara dengan baik. Sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil dianggap sebagai kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera.

Melalui langkah nyata ini, Dit Lantas Polda Jawa Barat ingin mengukuhkan keberadaannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Di usia ke-80 tahun Bhayangkara, Polri semakin meneguhkan diri bahwa kekuatan terbesarnya terletak pada kepercayaan dan dukungan masyarakat.

Hadirnya air bersih yang mengalir dari sumur bor di Masjid Latifah, Desa Linggar, adalah simbol harapan, kebersamaan, dan bukti bahwa Polri benar-benar ada, bekerja, dan berbakti untuk masyarakat.

Semangat “Polri Untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen yang diwujudkan dalam tindakan nyata, demi Jawa Barat yang lebih aman, tertib, dan sejahtera.

(DS Hadiwijaya)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *