Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

AKSI Gelar Pelatihan Keselamatan Selam Gabungan di Kepulauan Seribu, Mengasah Kesiapsiagaan

86
×

AKSI Gelar Pelatihan Keselamatan Selam Gabungan di Kepulauan Seribu, Mengasah Kesiapsiagaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KICAUNEWS.COM, KEPULAUAN SERIBU — Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan tanggap darurat di perairan, Asosiasi Keselamatan Selam Indonesia (AKSI) menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan Selam (Rescue and Dive Safety Training). Acara berskala regional ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2026, bertempat di kawasan laut sekitar Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.

 

Example 300x600

Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari anggota tim penyelamat (rescue team) profesional dan relawan kemanusiaan. Mereka datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa, meliputi wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

 

Dalam upacara pembukaan, Camat Kepulauan Seribu Utara Yulihardi, hadir secara langsung mewakili Bupati Kepulauan Seribu untuk membuka acara. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada AKSI dan seluruh peserta. Camat Yulihardi yang juga didampingi Lurah Pulau Panggang Jamaluddin menekankan bahwa peran aktif tim penyelamat dan relawan sangat vital dalam menjaga keselamatan wisatawan maupun warga lokal, mengingat tingginya aktivitas kelautan dan pariwisata seluruh wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan, khususnya di kawasan Kepulauan Seribu.

 

Materi Pelatihan dan Simulasi Lapangan

 

Selama tiga hari kegiatan, para peserta diberikan serangkaian materi intensif yang menitikberatkan pada standar prosedur operasi (SOP) keselamatan bawah air. Beberapa fokus utama dalam pelatihan ini meliputi teknik pertolongan pertama (first aid), yakni penanganan medis darurat untuk penyelam, termasuk simulasi penanganan korban decompression sickness (DCS) atau penyakit dekompresi.

 

Selain itu, ada juga materi navigasi dan pencarian bawah air (search and recovery), yaitu latihan menggunakan pola pencarian terstruktur untuk menemukan korban atau objek vital di dasar laut, dan juga materi manajemen risiko.

 

Seluruh materi teori langsung dipraktikkan melalui serangkaian simulasi penyelamatan di perairan terbuka Pulau Pramuka. Kawasan ini dipilih karena memiliki karakter perairan yang representatif untuk melatih keterampilan dasar hingga tingkat lanjut.

 

Dengan dilkasanakannya pelatihan ini, AKSI berharap para peserta yang berasal dari lima provinsi tersebut dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat, meningkatkan koordinasi lintas wilayah, dan menjadi ujung tombak penyelamatan yang sigap dan profesional di lingkungan perairan Indonesia.

 

“Selain menekankan pada materi-materi teori dan praktik lapangan untuk peserta pelatihan, kami juga berharap terselenggaranya pelatihan ini makin memasyarakatkan olahraga selam dan kegiatan keselamatan selam kepada masyarakat umum,” pungkas Badai Vana Prastha, Ketua AKSI yang juga instruktur selam. (**)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *