Bandung,kicaunews.com — Meriam FH 2000 dipasang sebagai monumen di lingkungan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI), Bandung, Jawa Barat. Jumat (17/4)
Pemasangan meriam tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan sarana edukasi sekaligus simbol kekuatan Artileri Medan di lingkungan pendidikan TNI Angkatan Darat.
Kepala Bengkel Pusat Artileri Medan (Kabengpusarmed) Kolonel Arm Doni Priambodo, S.I.P., M.Si. (Han)., mengatakan bahwa pemasangan Meriam FH 2000 ini tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung nilai edukatif dan historis bagi para perwira siswa.
“Keberadaan Meriam FH 2000 ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran visual bagi para peserta didik, sekaligus menumbuhkan semangat dan kebanggaan terhadap alutsista Artileri Medan,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses pemasangan dilakukan secara teknis dan terencana dengan melibatkan personel yang kompeten, sehingga memastikan keamanan serta ketahanan monumen dalam jangka panjang.
Meriam FH 2000 yang sebelumnya merupakan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) ini kini difungsikan sebagai monumen untuk memberikan gambaran kepada para perwira siswa mengenai peran dan kemampuan artileri dalam mendukung tugas operasi militer.
Selain itu, keberadaan monumen tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kejuangan, profesionalisme, serta wawasan kebangsaan di lingkungan Sesko TNI.
Pemasangan meriam juga memperhatikan aspek keamanan dan estetika, sehingga selaras dengan fungsi Sesko TNI sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI.
Dengan dijadikannya Meriam FH 2000 sebagai monumen, Sesko TNI tidak hanya menjadi pusat pendidikan kepemimpinan militer, tetapi juga menghadirkan nilai historis dan teknologi alutsista kepada para perwira siswa.*


















