Cimahi,kicaunews.com — Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah Al Sattari, melakukan takziah ke rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kampung Cikendal, RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Kamis sore (2/4)
Kapten Zulmi merupakan salah satu prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Kehadiran Dubes Palestina menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka cita mendalam dari rakyat Palestina.
Abdulfattah tiba sekitar pukul 16.24 WIB didampingi sejumlah pejabat Kedutaan Besar Palestina serta sekitar 10 mahasiswa asal Palestina yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan. Rombongan disambut langsung oleh keluarga almarhum.
Dalam kesempatan tersebut, Abdulfattah menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga, sekaligus menyerahkan kenang-kenangan berupa syal Palestina kepada ayah almarhum, Iskandar Rudi. Ia menyatakan duka cita tersebut disampaikan atas nama bangsa, rakyat, dan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.
“Atas nama Kedutaan Palestina, bangsa Palestina, dan rakyat Palestina, kami hadir menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Karena almarhum juga bagian dari keluarga kami,” ujar Abdulfattah.
Menurutnya, gugurnya Kapten Zulmi bersama dua prajurit TNI lainnya, yakni Praka Farizal Rhomadhon dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga dan bangsa Indonesia, tetapi juga bagi bangsa Palestina.
Ia menyebut para prajurit tersebut sebagai syuhada perdamaian yang gugur dalam tugas mulia menjaga stabilitas kawasan.
“Putra-putri Indonesia merupakan anak kami. Almarhum InsyaAllah syahid di sisi Allah SWT. Beliau adalah syahid perdamaian. Ini sebuah kehormatan karena almarhum wafat dalam tugas di wilayah perbatasan,” katanya.
Lebih lanjut, Abdulfattah menegaskan bahwa Kedutaan Besar Palestina mengecam keras serangan udara yang menargetkan markas pasukan perdamaian Indonesia. Dalam pernyataannya, pihak yang bertanggung jawab disebut sebagai penjajah Israel.
“Para korban yang gugur merupakan tiga pahlawan mulia yang menjadi kebanggaan Palestina dan seluruh masyarakat merdeka di dunia,” ujar Abdulfattah. *

















