Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Dua Anak Harimau Benggala Bandung Zoo Mati Terinfeksi Panleukopenia, Diawali Kematian Hara

203
×

Dua Anak Harimau Benggala Bandung Zoo Mati Terinfeksi Panleukopenia, Diawali Kematian Hara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandung,kicaunews.com – Kabar duka menyelimuti Bandung Zoo setelah dua anak Harimau Benggala, Hara dan Huru, dilaporkan mati akibat terinfeksi virus Feline panleukopenia.

Sebelumnya, pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat sempat menyatakan masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian Hara yang mati lebih dulu pada Selasa, 24 Maret 2026. Saat itu, hasil pemeriksaan dokter hewan belum keluar secara lengkap dan masih menunggu analisis lanjutan.

Example 300x600

Namun, perkembangan terbaru mengungkap bahwa Hara dan saudara kembarnya, Huru, sama-sama terinfeksi virus panleukopenia. Huru kemudian menyusul mati pada hari berbeda setelah sebelumnya sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Humas BBKSDA Jabar, Eri Mildranaya, menjelaskan bahwa kedua anakan harimau tersebut telah mendapatkan penanganan intensif sejak awal menunjukkan gejala. Penanganan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Rumah Sakit Cikole, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), BBKSDA Jabar, hingga tim internal kebun binatang.

Meski sempat ada harapan saat kondisi Huru membaik, situasi kembali memburuk hingga akhirnya mati pada Kamis pagi saat pergantian piket petugas.

Adapun gejala yang dialami kedua satwa tersebut antara lain muntah, diare berat, hingga feses bercampur darah. Kondisi ini merupakan gejala khas infeksi Feline panleukopenia, terutama pada satwa muda dengan daya tahan tubuh yang masih rentan.

Hara dan Huru diketahui lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan induk Sahrulkan (jantan) dan Jelita (betina). Kelahiran keduanya sebelumnya menjadi kabar baik bagi upaya konservasi karena Harimau Benggala merupakan satwa dilindungi yang populasinya terus menurun di alam liar.

Peristiwa ini menjadi evaluasi penting bagi pengelolaan satwa di Bandung Zoo, khususnya dalam aspek kesehatan, kebersihan kandang, serta sistem pencegahan dan penanganan penyakit menular di lingkungan lembaga konservasi.*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *