Bandung,kicaunews.com – Komandan Kodiklatad Mohamad Hasan memberikan pembekalan kepada para Komandan Korem (Danrem) tipe A dan B serta Komandan Kodim (Dandim) tipe A dan B di Aula Graha Manunggal Pusdikter Pusterad, Bandung, Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri Komandan Pusat Kesenjataan Teritorial (Danpusterad) tersebut diikuti 128 peserta dari jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Dalam arahannya, Mohamad Hasan menekankan pentingnya penguatan kepemimpinan teritorial di tengah dinamika ancaman modern yang kian kompleks, termasuk berkembangnya perang kognitif yang menyasar persepsi dan pola pikir masyarakat melalui ruang digital.
Ia menegaskan bahwa TNI AD memiliki tugas menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melindungi bangsa dari berbagai ancaman melalui operasi militer dan pembinaan teritorial.
Menurut dia, karakter peperangan saat ini tidak lagi semata-mata bersifat fisik, melainkan juga berlangsung di ranah informasi dan siber. Karena itu, prajurit dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis dan adaptif guna menghadapi arus informasi serta menangkal disinformasi yang berpotensi mengganggu stabilitas wilayah.
“Komandan satuan kewilayahan harus mampu membaca dinamika sosial di wilayahnya, termasuk perkembangan isu di ruang digital, sehingga dapat mengambil langkah yang tepat dan terukur,” katanya.
Pembekalan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan pemateri.
Melalui kegiatan ini, para Danrem dan Dandim diharapkan semakin siap menghadapi tantangan tugas di wilayah masing-masing serta mampu menjaga stabilitas teritorial dan memperkuat kepercayaan masyarakat di era digital. (**)
Sumber : Penerangan Kodiklatad

















