Bandung Barat,kicaunews.com – Bencana longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menjadi momentum refleksi serius soal kerusakan lingkungan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai tragedi tersebut tidak bisa dilepaskan dari perubahan fungsi alam di kawasan perbukitan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dedi menyebut bahwa lereng gunung yang semestinya dijaga justru dialihfungsikan menjadi lahan sayuran dan kebun bunga dengan sistem green house berbahan plastik.
“Itu fakta bahwa kita telah berbuat salah terhadap kawasan perbukitan,” ujar Dedi.
Ia juga menyinggung alih fungsi sawah menjadi kawasan perumahan serta pendangkalan sungai yang dinilainya sebagai bentuk ketidakpedulian manusia terhadap alam.
Orang nomor satu di Jawa Barat itu mengajak masyarakat untuk melakukan introspeksi dan menghentikan perilaku yang merusak lingkungan.
“Sudah saatnya kita mengubah perilaku buruk yang menjadikan alam sekadar objek eksploitasi, tanpa memperhatikan keharmonisan dan keselarasan hidup,” tuturnya.
Tak hanya masyarakat, Dedi juga meminta pemerintah berani mengakui kesalahan dalam pengelolaan lingkungan agar tragedi serupa tidak kembali terulang.*


















