Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahNews

KPH Banyumas Barat Buka Hutan Payau Sebagai Laboratorium Alam, Administratur Tekankan Komitmen Konservasi Kepada Mahasiswa Peneliti

357
×

KPH Banyumas Barat Buka Hutan Payau Sebagai Laboratorium Alam, Administratur Tekankan Komitmen Konservasi Kepada Mahasiswa Peneliti

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Cilacap, Kicaunews.com – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Banyumas Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan membuka akses kawasan hutan payau di wilayahnya sebagai lokasi penelitian.

Eka Cahyadi, S.Hut, selaku Administratur KKPH Banyumas Barat, secara resmi menerima rombongan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di lingkup Banyumas Raya yang akan melaksanakan praktikum dan observasi lapangan.

Example 300x600

Pusat kegiatan penelitian ini difokuskan di Hutan Payau Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Rawa Timur, yang merupakan ekosistem esensial bagi wilayah pesisir Banyumas.

Eka Cahyadi, dalam sambutannya, menyatakan bahwa peran hutan tidak hanya terbatas sebagai penyedia sumber daya alam, tetapi juga sebagai laboratorium alam terbuka untuk mencetak generasi peneliti yang sadar lingkungan.

“Kami menyambut baik inisiatif para mahasiswa yang memilih Hutan Payau BKPH Rawa Timur sebagai objek kajian mereka. Hal ini sejalan dengan visi kami menjadikan kawasan hutan sebagai sarana edukasi dan penelitian yang berkelanjutan,” ujar Eka Cahyadi.

Prioritas Konservasi dan Pendampingan Lapangan

Administratur menitipkan pesan konservasi yang kuat kepada rombongan mahasiswa.

Amanat ini disampaikan melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Rawa Timur, Bapak Kusnadi.

“Penting bagi seluruh tim peneliti untuk mematuhi kaidah konservasi. Kami menekankan agar kegiatan observasi dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, tanpa mengganggu atau merusak kelestarian lingkungan yang ada. Hutan harus tetap dijaga agar manfaatnya dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tegas Eka Cahyadi.

Lebih lanjut, untuk memastikan penelitian berjalan efektif dan aman, Bpk. Eka Cahyadi telah menginstruksikan jajaran petugas lapangan KPH Banyumas Barat untuk memberikan pendampingan intensif kepada para mahasiswa.

Pendampingan ini bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan data dan menjaga keselamatan peserta selama beraktivitas di kawasan hutan.

Hutan sebagai Sumber Kehidupan dan Ilmu
Di akhir sesi penerimaan, Eka Cahyadi menyampaikan refleksi dan harapan jangka panjang. Beliau menegaskan kembali pentingnya hutan sebagai warisan tak ternilai.

“Harapan kami, hutan payau dan seluruh kawasan hutan di negeri ini terus menjadi sumber kehidupan, sumber air, dan sumber ilmu yang abadi bagi seluruh masyarakat. Kami titipkan pesan kepada generasi muda: Lestarikan hutan demi anak cucu dan Ibu Pertiwi. Salam Lestari Hutanku!” tutupnya.

Kegiatan penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam pengelolaan ekosistem hutan payau yang berkelanjutan, serta memperkuat sinergi antara Perhutani dengan institusi akademik. (Red/Tugiman)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *