Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNewsParlemenPolitikPolri

Dinilai Buat Gaduh, LAFADZ NC Minta Presiden Prabowo Ganti Kapolri dan Kepala BIN

992
×

Dinilai Buat Gaduh, LAFADZ NC Minta Presiden Prabowo Ganti Kapolri dan Kepala BIN

Sebarkan artikel ini
"Kami melihat bahwa, tindakan Kepolisian itu bagian dari Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan oleh elite-elite di internal kepolisian yang dilakukan secara terstruktur, dan itu berpotensi mengarah pada penggulingan Presiden. Sehingga Rakyat dibuat marah dan tidak percaya pada Pemerintah," kata Deni Iskandar
Example 468x60

JAKARTA, KICAUNEWS.COM- Direktur Eksekutif Lafadz Nusantara Center, Deni Iskandar menyayangkan dan mengecam keras, sikap arogan Kepolisian yang secara sengaja melindas driver Ojek Online hingga meninggal dunia, pada saat mengawal massa aksi di DPR, Kamis (28/08) kemarin.

Deni mengatakan, peristiwa yang menimpah driver ojek online hingga meninggal dunia itu, tidak bisa dilepaskan dari pada kelalaian polisi, yang tidak mengedepankan sikap humanis dalam mengawal massa aksi yang melakukan demonstrasi.

Example 300x600

“Pertama, saya turut bela sungkawa dan berduka cita atas meninggalnya driver Ojol. Kedua, Lafadz Nusantara Center secara tegas, meminta dengan hormat agar Presiden Prabowo Subianto segera mengganti Kapolri dan kepala Badan Intelijen Negara (BIN),” kata Deni, Jumat (29/08) melalui keterangan tertulis.

Mahasiswa Magister Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu berpandangan bahwa, tindakan arogan kepolisian yang melindas secara sengaja driver Ojol itu, merupakan bagian dari upaya operasi cipta kondisi, dimana selain membuat gaduh, juga berpotensi mengarah pada penggulingan kekuasaan.

“Kami melihat bahwa, tindakan Kepolisian itu bagian dari Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan oleh elite-elite di internal kepolisian yang dilakukan secara terstruktur, dan itu berpotensi mengarah pada penggulingan Presiden. Sehingga Rakyat dibuat marah dan tidak percaya pada Pemerintah,” katanya.

Seperti diketahui, Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta, pada Kamis (28/08) kemarin menelan korban jiwa. Seorang pengemudi ojek online (ojol) yang yang ikut serta dalam aksi tersebut tewas setelah dilindas oleh aparat kepolisian dengan menggunakan mobil rantis.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, dilindas rantis Brimob saat terjadi aksi demo di Jakarta Pusat.

Presiden Prabowo dalam keterangan resminya mengatakan, pemerintahannya berjanji akan mengusut tuntas kasus tewasnya Affan yang dilindas mobil rantis itu.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sudah dalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini,” kata Prabowo. (Rls).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *