Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNasional

KPU Kabupaten Pangandaran Gelar Simulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara

457
×

KPU Kabupaten Pangandaran Gelar Simulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara

Sebarkan artikel ini
oplus_2
Example 468x60

PANGANDARAN-kicaunews.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran gelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara, serta penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 2024.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU beserta Komisioner, Bawaslu, Dandim 0625, Kapolres, Kejaksaan, Asda 1, para Camat dan undangan lainnya. Bertempat di Alun-alun Parigi. Senin, (11/11/2024).

Example 300x600

Kegiatan ini bertujuan untuk dapat di pahami oleh seluruh jajaran penyelenggara Pemilu dan masyarakat terkait mekanisme pemungutan suara, penghitungan suara, penggunaan aplikasi Sirekap yang akan digunakan untuk rekapitulasi suara secara elektronik.
Diharapkan, dengan adanya simulasi ini, proses Pemilu yang akan berlangsung dapat berjalan lebih lancar, transparan, dan akurat.

Melalui penggunaan aplikasi Sirekap, penghitungan suara dapat dilakukan secara real-time, memberikan kemudahan dalam pemantauan hasil Pemilu di setiap TPS, serta mempercepat proses pengumuman hasil Pemilu kepada publik.

Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan dan pemahaman para petugas serta memastikan kelancaran jalannya Pemilu pada tanggal yang telah ditentukan.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 2024.

“Simulasi ini sangat penting agar semua pihak, baik petugas di lapangan, pengawas, dan masyarakat, dapat memahami mekanisme yang akan diterapkan, khususnya dalam penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) untuk rekapitulasi suara secara elektronik,” ujar Muhtadin.

Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya aplikasi Sirekap, proses penghitungan suara akan lebih cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami ingin memastikan bahwa hasil Pemilu dapat diumumkan dengan akurat dan tepat waktu, serta dapat dipantau secara langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Muhtadin berharap, simulasi ini dapat menjadi langkah awal untuk meminimalisir potensi kendala yang mungkin terjadi saat pelaksanaan Pemilu yang sesungguhnya.

“Kami berharap, dengan adanya simulasi ini, seluruh penyelenggara Pemilu semakin siap dan memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjalankan tugasnya di lapangan,” tambahnya.

“Pemilu adalah pesta Demokrasi masyarakat, maka kami sangat berharap dengan adanya Simulasi ini Pemilu dapat berjalan lancar, aman, nyaman dan suces tanpa ekses.” pungkas Muhtadin.
***NZ***

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *