Indramayu,Kicaunews.com- Transformasi digital kini menjadi bagian dari perjalanan pembangunan desa di Kabupaten Indramayu.
Semangat tersebut terlihat saat para kuwu, lurah, dan perangkat desa mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Aplikasi SIDOMA dan Program CERMATIN yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu melalui Zoom meeting.
Pertemuan virtual yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) tersebut bukan sekadar mengenalkan aplikasi baru. Namun, pertemuan ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, menilai bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Sejalan dengan visi Indramayu REANG, pemerintah daerah terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi hingga ke tingkat desa,” katanya.
Langkah ini, imbuhnya, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan.
Suwenda menjelaskan, salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut ialah SIDOMA atau Sistem Informasi Pengajuan Domain Desa. Aplikasi ini mempermudah proses pengajuan dan pengelolaan domain resmi desa.id bagi seluruh pemerintah desa.
Lebih dari sekadar alamat website, menurutnya, domain desa.id menjadi identitas digital pemerintah desa. Website yang aktif dan dikelola secara konsisten juga menjadi wajah pelayanan, informasi, serta transparansi pemerintah desa kepada masyarakat.
Pemanfaatan website desa turut mendukung peningkatan Indeks Pemerintahan Digital Indonesia (PemDI). Targetnya, seluruh 317 desa dan kelurahan di Kabupaten Indramayu dapat menggunakan domain desa.id sebagai identitas resmi pemerintah desa.
Selain itu, CERMATIN atau Cerdas Bermedia Digital Indramayu juga diperkenalkan oleh Suwenda. Platform ini menjadi ruang belajar bagi perangkat desa melalui pelatihan, webinar, serta berbagai materi mengenai teknologi informasi, keamanan siber, etika digital, dan pemanfaatan teknologi secara produktif.
“Teknologi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Keberhasilan transformasi digital ditentukan oleh komitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kabupaten Indramayu, Heru Susanto, mengatakan bahwa SIDOMA dan CERMATIN merupakan dua program yang saling melengkapi dalam mendukung percepatan transformasi digital di tingkat desa.
“Melalui SIDOMA, kami ingin memastikan seluruh desa memiliki identitas digital yang resmi melalui domain desa.id,” katanya.
“Sedangkan CERMATIN disiapkan sebagai ruang belajar agar perangkat desa semakin siap memanfaatkan teknologi informasi secara aman, efektif, dan berkelanjutan dalam mendukung pelayanan publik,” pungkasnya. (Bd)


















