Indramayu,Kicaunews.com- Suasana bahagia rombongan pengantar pengantin berubah menjadi duka mendalam. Sebuah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di Jalan Raya Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, yang mengakibatkan sedikitnya delapan orang korban dilaporkan meninggal dunia (MD), pada Minggu (12/7/2026).
Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat dari satu unit mobil jenis colt bak (pick-up mini) yang mengangkut puluhan warga tertabrak oleh mobil truk trailer berukuran besar. Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, para korban merupakan rombongan penghantar pengantin dari Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, yang hendak mengantarkan sepasang mempelai ke lokasi pernikahan di wilayah Kecamatan Kandanghaur, Indramayu.
Para korban kemudian di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI).
Menurut Humas RS Bhayangkara Indramayu, H. Didi, para korban lakalantas yang dibawa ke RSBI ada sejumlah delapan orang.
“Korban yang masuk di kami (RSBI) 8 Orang,” ujar H. Didi saat menjawab konfirmasi awak media melalui pesan elektronik. Ia pun kemudian menuturkan data korban MD yang ada di RS Bhayangkara Indramayu, yaitu: 1. Sdr. MI, 12 Tahun, warga Desa Kiajaran Kulon. 2. Sdri. K, 60 Tahun, warga Desa Cempeh-Lelea 3. Sdr. S, 32 Tahun, warga Desa Jatisura-Cikedung 4. Sdri. S, 46 Tahun, warga Desa Cempeh-Lelea 5. Sdr. RT, 6 Tahun, warga Desa Kiajaran Kulon 6. Sdri. AW, 32 Tahun, warga Desa Cempeh-Lelea 7. Sdri. I, 39 Tahun, warga Desa Cempeh-Lelea 8. Sdri. S, 40 Tahun, warga Desa Cempeh-Lelea
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan tragis tersebut. (Bd)


















