Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
News

Penutupan Ke-9 Gang Kemulyaaan,Aksi Massal Ormas Jalan Warga Kemulyaan Kembali Lancar

55
×

Penutupan Ke-9 Gang Kemulyaaan,Aksi Massal Ormas Jalan Warga Kemulyaan Kembali Lancar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kota Tangerang, Kicaunews.com – Jalan Gang Kemulyaan RT 04 RW 02 Kelurahan Cipondoh Induk, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang akhirnya dibuka paksa. Ormas Laskar Merah Putih (LMP) bersama BPPKB Perwakilan Cipondoh membongkar beton yang menutup setengah badan jalan, Senin 29 Juni 2026.

 

Example 300x600

Aksi pembongkaran dilakukan setelah jalan itu ditutup berulang kali oleh pihak yang mengatasnamakan Ahli Waris Nisan Sidi. Kali ini merupakan penutupan kesembilan sejak 2021.

 

 

Puluhan massa ormas dengan mobil komando sudah mengepung lokasi sejak pagi. Mereka menghancurkan beton penghalang dengan alat berat sederhana.

 

Kapolsek Cipondoh AKP Yudha Prakoso hadir bersama anggotanya untuk mengamankan. Ia menegaskan polisi tidak ikut membongkar, hanya menjaga kondusivitas.

 

“Ya, betul. Selain itu, kami serahkan ke Polres. Karena terkait status hukum dan lain-lainnya, itu masih dalam proses,” kata Yudha.

 

Turut hadir Kasi Trantib Kecamatan Cipondoh Kundarto, Ketua RW 02 Khoirudin Siswanto, dan Ketua RT 04 Nawawi untuk memastikan aksi berjalan tertib.

 

 

Khoirudin Siswanto, akrab disapa Jetok, mengaku mendukung penuh pembongkaran. Menurutnya, penutupan jalan sangat mengganggu kepentingan umum.

 

“Alhamdulillah telah terealisasi untuk kepentingan masyarakat tentunya saya sangat mendukung,” ujar Jetok di lokasi.

 

Ia menyebut tidak terlibat langsung mengorganisir. “Ini murni dari inisiatif masyarakat. Penutupan dilakukan sejak tanggal 1 Juni 2026 oleh pihak yang mengatasnamakan ahli waris. Karena ini kan untuk kepentingan umum jadi dengan dibukanya kembali dapat memudahkan aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

 

 

Ketua RT 04 Nawawi menyebut warga sudah capek. Jalan itu sudah 9 kali ditutup oleh oknum ahli waris.

 

“Sejauh ini, penutupan dilakukan yang kesembilan kali, padahal tanah itu sudah dijual. Padahal sejak tahun 2011 jalan ini sudah dibeton oleh pemerintah provinsi,” jelas Nawawi.

 

Ia mengaku sudah mengadu ke Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam. “Iya kita capek lah sebagai ketua lingkungan, mudah-mudahan ini yang terakhir. Saran dari ketua DPRD juga agar dibongkar untuk kepentingan umum,” tutupnya.

 

 

Kasi Trantib Kundarto menyebut pihaknya mendapat tembusan surat dari ormas dan sudah melakukan mediasi sebelumnya.

 

“Ada surat tembusan dari organisasi yang peduli terhadap kondisi jalan lingkungan dan juga sempat ada mediasi oleh pihak pemerintah. Kita sih berharapnya tidak ada tindakan yang anarkis,” ucap Kundarto.

 

Hingga berita diturunkan, belum diketahui pasti motif penutupan jalan oleh pihak ahli waris. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi.

 

Zul gndt

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *